26.5 C
Jakarta
Sunday, July 14, 2024
spot_img

8 Penyebab Motor Ngegas Sendiri yang Harus Diketahui Demi Keselamatan Anda, Jangan Panik!

PROKALTENG.CO – Anda mungkin pernah merasakan kondisi gas naik secara tiba-tiba pada saat berkendara. Jika tidak segera diatasi dengan mematikan motor, kondisi ini bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Setelah itu, mungkin anda bertanya-tanya penyebab motor anda bisa mengalami naik gas secara tiba-tiba. Berikut ini adalah beberapa penyebab motor ngegas sendiri yang harus anda ketahui berdasarkan laman Suzuki.co.id.

  1. Kabel Gas Bermasalah

Komponen yang sering menjadi penyebab motoro anda ngegas sendiri adalah kabel gas yang tiba tiba tidak bisa kembali saat ditarik.

Biasanya kabel gas ini jarang mendapatkan perhatian sehingga terkadang berkarat pada bagian selongsong gas atau karet penutupnya robek dan retak tanpa diketahui.

Kabel ini memang jarang diganti karena bisa sampai berusia 5 tahun lebih. Kemudian setelan kabel juga harus diperhatikan, pastikan kondisi kabel tidak tertekuk yang membuat gerakan kabel tidak lancar.

Selain itu setelan yang terlalu rapat juga akan membuat tarikan terlalu kencang ketika grip sedikit saja digerakkan.

  1. Choke Otomatis Rusak

Choke otomatis pada motor berguna untuk membantu menambah debit bensin ketika motor masih dingin dan mulai bekerja pada saat pertama kali menyalakan kendaraan.

Choke otomatis ini bisa menjadi penyebab gas motor naik sendiri ketika mengalami kerusakan. Karena suplai bensin ke ruang bakar jadi berlebihan ketika motor posisi idle atau tidak.

Adapun cara untuk mengetahui choke otomatis mengalami kerusakan hanya dengan menyalakan kendaraan dari kondisi dingin pada posisi idle.

Apabila gas mengalami naik turun walaupun kondisi mesin sudah panas maka kondisi choke otomatis berarti sedang rusak dan membutuhkan perbaikan.

  1. Filter Udara Kotor
Baca Juga :  Kenali Kendala Motor Tak Bisa Nyala, Begini Cara Mengatasinya

Kondisi filter udara yang kotor bisa menjadi penyebab gas motor anda bisa naik sendiri. Hal ini karena filter udara bertugas untuk menyaring kotoran yang berada di udara sehingga pembakaran terjadi dengan sempurna.

Sehingga apabila filter udara kotor maka akan menyebabkan pasokan udara dalam ruang bakar menjadi berkurang.

Dari situ akan menyebabkan tenaga yang dihasilkan tidak stabil dan mengakibatkan gas motor menjadi naik turun sendiri.

Adapun cara mengatasinya cukup mudah anda hanya perlu membukanya dan membersihkan area filter yang kotor. Jika tidak tertolong lagi maka opsi selanjutnya adalah mengganti dengan yang baru.

  1. Jarak Busi Tidak Sesuai Standar

Semua pabrikan motor pasti memiliki setelah standar jarak pada busi, yang berguna untuk pengapian pada sepeda motor.

Namun biasanya pada motor modifikasi jarak busi akan diperbesar sehingga percikan api yang dihasilkan besar, agar pembakaran lebih efisien dan tenaga yang dihasilkan besar.

Kondisi jarak busi yang tidak standar ini bisa menjadi penyebab gas motor naik sendiri. dan menjadikan busi lebih cepat kotor dan rusak karena api yang dihasilkan terlalu besar. Apabila Anda memodifikasi motor lebih baik cek busi secara berkala setiap 4.000 Km.

  1. Stelan Klep Salah

Klep pada motor harus disetel dengan benar agar tekanan kompresi dalam ruang bakar bisa tetap stabil.

Tujuan klep adalah untuk mengendalikan sirkulasi supaya zat yang bisa menimbulkan anomali pada motor tidak bercampur. Klep akan memisahkan pintu ruang bakar dengan udara keluar.

Baca Juga :  Kendaraan Listrik Makin Masif, Banyak Model Ditawarkan di Tahun 2023

Penyetelan klep yang terlalu rapat maka gas jadi lebih banyak masuk karena pembukaan terlalu lambat. Sedangkan klep yang disetel renggang membuat pencampuran BBM dengan udara terlalu cepat.

  1. Putaran Stasioner Bermasalah

Kesalahan putaran stasioner yang bermasalah bisa menjadi penyebab sepeda motor bisa ngegas sendiri. Hal ini karena stasioner pada motor berfungsi untuk menjaga dan mempertahankan rantai keteng jadi lebih stabil.

Jika tidak berfungsi akan membuat suara berisik terdengar. Sehingga anda harus melakukan penyetelan ulang di bengkel resmi karena perlu alat khusus untuk menyetelnya agar putarannya sesuai standar pabrikan.

  1. Tekanan Bahan Bakar Kurang

Kerusakan fuel pump pada motor injeksi yang bekerja menentukan seberapa banyak tekanan BBM yang diperlukan.bisa mengakibatkan tekanan bahan bakar menjadi berkurang dan ujungnya mempengaruhi tekanan gas motor yang tidak stabil. Kerusakan fuel pump ini harus segera diperbaiki atau justru diganti baru.

  1. Kemacetan pada Skep Karburator

Khusus motor karburator, dibutuhkan skep yang berfungsi untuk menutup dan membuka aliran bahan bakar.

Apabila posisi skep macet akan membuat gas naik dan gas pun jadi tidak normal. Anda bisa melakukan perbaikan atau menggantinya dengan yang baru apabila sudah tidak dalam kondisi baik.

Baiklah demikian penjelasan yang bisa disampaikan tentang penyebab motor bisa ngegas sendiri. Apapun kondisinya memang yang terbaik motor harus mendapatkan perawatan rutin agar terhindar dari kerusakan semacam itu. (pri/jawapos.com)

PROKALTENG.CO – Anda mungkin pernah merasakan kondisi gas naik secara tiba-tiba pada saat berkendara. Jika tidak segera diatasi dengan mematikan motor, kondisi ini bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Setelah itu, mungkin anda bertanya-tanya penyebab motor anda bisa mengalami naik gas secara tiba-tiba. Berikut ini adalah beberapa penyebab motor ngegas sendiri yang harus anda ketahui berdasarkan laman Suzuki.co.id.

  1. Kabel Gas Bermasalah

Komponen yang sering menjadi penyebab motoro anda ngegas sendiri adalah kabel gas yang tiba tiba tidak bisa kembali saat ditarik.

Biasanya kabel gas ini jarang mendapatkan perhatian sehingga terkadang berkarat pada bagian selongsong gas atau karet penutupnya robek dan retak tanpa diketahui.

Kabel ini memang jarang diganti karena bisa sampai berusia 5 tahun lebih. Kemudian setelan kabel juga harus diperhatikan, pastikan kondisi kabel tidak tertekuk yang membuat gerakan kabel tidak lancar.

Selain itu setelan yang terlalu rapat juga akan membuat tarikan terlalu kencang ketika grip sedikit saja digerakkan.

  1. Choke Otomatis Rusak

Choke otomatis pada motor berguna untuk membantu menambah debit bensin ketika motor masih dingin dan mulai bekerja pada saat pertama kali menyalakan kendaraan.

Choke otomatis ini bisa menjadi penyebab gas motor naik sendiri ketika mengalami kerusakan. Karena suplai bensin ke ruang bakar jadi berlebihan ketika motor posisi idle atau tidak.

Adapun cara untuk mengetahui choke otomatis mengalami kerusakan hanya dengan menyalakan kendaraan dari kondisi dingin pada posisi idle.

Apabila gas mengalami naik turun walaupun kondisi mesin sudah panas maka kondisi choke otomatis berarti sedang rusak dan membutuhkan perbaikan.

  1. Filter Udara Kotor
Baca Juga :  Kenali Kendala Motor Tak Bisa Nyala, Begini Cara Mengatasinya

Kondisi filter udara yang kotor bisa menjadi penyebab gas motor anda bisa naik sendiri. Hal ini karena filter udara bertugas untuk menyaring kotoran yang berada di udara sehingga pembakaran terjadi dengan sempurna.

Sehingga apabila filter udara kotor maka akan menyebabkan pasokan udara dalam ruang bakar menjadi berkurang.

Dari situ akan menyebabkan tenaga yang dihasilkan tidak stabil dan mengakibatkan gas motor menjadi naik turun sendiri.

Adapun cara mengatasinya cukup mudah anda hanya perlu membukanya dan membersihkan area filter yang kotor. Jika tidak tertolong lagi maka opsi selanjutnya adalah mengganti dengan yang baru.

  1. Jarak Busi Tidak Sesuai Standar

Semua pabrikan motor pasti memiliki setelah standar jarak pada busi, yang berguna untuk pengapian pada sepeda motor.

Namun biasanya pada motor modifikasi jarak busi akan diperbesar sehingga percikan api yang dihasilkan besar, agar pembakaran lebih efisien dan tenaga yang dihasilkan besar.

Kondisi jarak busi yang tidak standar ini bisa menjadi penyebab gas motor naik sendiri. dan menjadikan busi lebih cepat kotor dan rusak karena api yang dihasilkan terlalu besar. Apabila Anda memodifikasi motor lebih baik cek busi secara berkala setiap 4.000 Km.

  1. Stelan Klep Salah

Klep pada motor harus disetel dengan benar agar tekanan kompresi dalam ruang bakar bisa tetap stabil.

Tujuan klep adalah untuk mengendalikan sirkulasi supaya zat yang bisa menimbulkan anomali pada motor tidak bercampur. Klep akan memisahkan pintu ruang bakar dengan udara keluar.

Baca Juga :  Kendaraan Listrik Makin Masif, Banyak Model Ditawarkan di Tahun 2023

Penyetelan klep yang terlalu rapat maka gas jadi lebih banyak masuk karena pembukaan terlalu lambat. Sedangkan klep yang disetel renggang membuat pencampuran BBM dengan udara terlalu cepat.

  1. Putaran Stasioner Bermasalah

Kesalahan putaran stasioner yang bermasalah bisa menjadi penyebab sepeda motor bisa ngegas sendiri. Hal ini karena stasioner pada motor berfungsi untuk menjaga dan mempertahankan rantai keteng jadi lebih stabil.

Jika tidak berfungsi akan membuat suara berisik terdengar. Sehingga anda harus melakukan penyetelan ulang di bengkel resmi karena perlu alat khusus untuk menyetelnya agar putarannya sesuai standar pabrikan.

  1. Tekanan Bahan Bakar Kurang

Kerusakan fuel pump pada motor injeksi yang bekerja menentukan seberapa banyak tekanan BBM yang diperlukan.bisa mengakibatkan tekanan bahan bakar menjadi berkurang dan ujungnya mempengaruhi tekanan gas motor yang tidak stabil. Kerusakan fuel pump ini harus segera diperbaiki atau justru diganti baru.

  1. Kemacetan pada Skep Karburator

Khusus motor karburator, dibutuhkan skep yang berfungsi untuk menutup dan membuka aliran bahan bakar.

Apabila posisi skep macet akan membuat gas naik dan gas pun jadi tidak normal. Anda bisa melakukan perbaikan atau menggantinya dengan yang baru apabila sudah tidak dalam kondisi baik.

Baiklah demikian penjelasan yang bisa disampaikan tentang penyebab motor bisa ngegas sendiri. Apapun kondisinya memang yang terbaik motor harus mendapatkan perawatan rutin agar terhindar dari kerusakan semacam itu. (pri/jawapos.com)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru