PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmennya untuk mendorong hilirisasi sumber daya alam di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Itu disampaikan Bahlil yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kalteng di Ballroom Swissbell Hotel Danum, Sabtu (29/11).
“Kalteng memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, terutama di sektor pertambangan. Sebagai Menteri ESDM, kami akan mendorong pembangunan kawasan industri hilirisasi di sini,” ujar Bahlil di hadapan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan peserta Musda.
Ia menjelaskan, pembangunan kawasan industri ini akan menindaklanjuti desain 18 proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai Rp618 triliun.
“Saya sendiri sebagai ketua satgas akan menempatkan dua proyek utama di Kalteng, yaitu pasirkuasa untuk membangun ekosistem daripada solar panel dan satunya adalah industri alumina,” tambahnya.(hfz)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmennya untuk mendorong hilirisasi sumber daya alam di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Itu disampaikan Bahlil yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kalteng di Ballroom Swissbell Hotel Danum, Sabtu (29/11).
“Kalteng memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, terutama di sektor pertambangan. Sebagai Menteri ESDM, kami akan mendorong pembangunan kawasan industri hilirisasi di sini,” ujar Bahlil di hadapan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan peserta Musda.
Ia menjelaskan, pembangunan kawasan industri ini akan menindaklanjuti desain 18 proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai Rp618 triliun.
“Saya sendiri sebagai ketua satgas akan menempatkan dua proyek utama di Kalteng, yaitu pasirkuasa untuk membangun ekosistem daripada solar panel dan satunya adalah industri alumina,” tambahnya.(hfz)