Mukhtarudin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI) untuk memperoleh informasi mengenai lowongan kerja luar negeri, persyaratan, hingga tata cara keberangkatan yang legal.
Sementara itu, Supiat mengaku menjadi korban karena tergiur tawaran gaji besar. Pria yang mengaku hanya lulusan sekolah dasar (SD) itu berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja yang tidak jelas.
“Untuk warga Kalimantan Tengah, jangan tergiur karena gajinya besar. Risikonya sangat besar kalau pekerjaannya tidak sesuai dan tidak melalui jalur prosedural,” pesan Supiat. (hfz)
Mukhtarudin juga mengimbau masyarakat memanfaatkan Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Sisko P2MI) untuk memperoleh informasi mengenai lowongan kerja luar negeri, persyaratan, hingga tata cara keberangkatan yang legal.
Sementara itu, Supiat mengaku menjadi korban karena tergiur tawaran gaji besar. Pria yang mengaku hanya lulusan sekolah dasar (SD) itu berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran kerja yang tidak jelas.
“Untuk warga Kalimantan Tengah, jangan tergiur karena gajinya besar. Risikonya sangat besar kalau pekerjaannya tidak sesuai dan tidak melalui jalur prosedural,” pesan Supiat. (hfz)