PROKALTENG.CO–Â Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memutuskan memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembu, Madura, Laut Jawa. Operasi yang memasuki hari ketujuh itu diperpanjang selama tujuh hari ke depan.
Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo mengatakan, keputusan perpanjangan operasi diambil setelah pihaknya berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pencarian. Koordinasi juga dilakukan dengan tim salvage yang bekerja di bawah koordinasi pemilik kapal.
“Hari ini memasuki hari yang ketujuh. Kami menyatakan bahwa operasi ini akan kami perpanjang menjadi tujuh hari ke depan dan seluruh stakeholder terkait mendukung dan mensupport operasi yang kami laksanakan,” kata Yudhi Bramantyo dalam konferensi pers SAR yang digelar secara daring, Sabtu (19/9) malam.
Yudhi menjelaskan, dua tim salvage yang dikoordinasikan oleh pemilik kapal telah tiba di Banjarmasin pada Sabtu. Namun, hingga Sabtu malam, tim tersebut masih menggelar rapat bersama pihak-pihak terkait untuk membahas langkah penanganan bangkai kapal.
Ia menyebut proses salvage tidak dapat dilakukan secara singkat karena membutuhkan persiapan dan penanganan teknis. Oleh karena itu, Basarnas belum dapat memastikan waktu pelaksanaan proses tersebut secara keseluruhan.
“Operasi salvage yang akan dilaksanakan mungkin membutuhkan waktu yang lama, mungkin panjang, tidak sesingkat yang kita bayangkan. Kami tidak bisa menyebutkan kapan, tetapi yang jelas sedang dibahas oleh tim ahli dari pihak owner kapal,” jelasnya.
Perpanjangan operasi SAR akan dilakukan bersamaan dengan menunggu perkembangan pembahasan tim salvage terkait penanganan bangkai KM Virgo Transport 8. Basarnas tetap menyesuaikan strategi pencarian dengan kondisi dan perkembangan yang ditemukan di lapangan.
Hingga Sabtu (19/9) pukul 22.00 WIB, Basarnas mencatat sebanyak 117 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes kapal. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan sembilan lainnya meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 126 orang yang belum ditemukan dan proses pencarian terhadap mereka akan dilanjutkan dalam tujuh hari ke depan. Perpanjangan tersebut menjadi bagian dari upaya tim SAR untuk menemukan korban yang masih dinyatakan hilang.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (12/9). Dalam perjalanan, kapal dilaporkan menghadapi kondisi cuaca buruk sebelum kemudian kehilangan kontak pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA. (jpg)


