Unsur yang dikerahkan terdiri atas KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Kerambit, KAL Anyer, KAL Pahawang, KP Sanjaya, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, TB Gunung Santri, serta sejumlah unsur pendukung lainnya.
Selain pencarian melalui jalur laut, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan 2 unit Drone Thermal Basarnas untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara.
Hingga berakhirnya pencarian hari keempat, 8 orang masih berstatus dalam pencarian. Sejauh ini belum ada informasi mengenai penemuan korban maupun tanda-tanda keberadaan survivor.
”Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil dan 8 orang masih dalam pencarian. Kami akan terus melakukan upaya terbaik, mengevaluasi setiap hasil penyisiran dan menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi membantu menemukan para survivor,” ucap Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.(jpc)
Unsur yang dikerahkan terdiri atas KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Kerambit, KAL Anyer, KAL Pahawang, KP Sanjaya, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, TB Gunung Santri, serta sejumlah unsur pendukung lainnya.
Selain pencarian melalui jalur laut, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan 2 unit Drone Thermal Basarnas untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara.
Hingga berakhirnya pencarian hari keempat, 8 orang masih berstatus dalam pencarian. Sejauh ini belum ada informasi mengenai penemuan korban maupun tanda-tanda keberadaan survivor.
”Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil dan 8 orang masih dalam pencarian. Kami akan terus melakukan upaya terbaik, mengevaluasi setiap hasil penyisiran dan menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi membantu menemukan para survivor,” ucap Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad.(jpc)