PROKALTENG.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Jawa Tengah pada Kamis (9/7) malam. Sejumlah pihak turut diamankan dan pemeriksaan masih berlangsung di Mapolresta Solo.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan, pihaknya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Operasi senyap itu dilakukan di wilayah Jawa Tengah, pada Kamis (9/7) malam.
“Benar,” singkat Fitroh dikonfirmasi JawaPos.com, Jumat (10/7).
Meski demikian, Fitroh masih enggan membeberkan barang bukti dan pihak-pihak lainnya yang diamankan dalam giat tangkap tangan tersebut. Termasuk soal perkara yang diduga melibatkan Bupati Sukoharjo.
“Lengkapnya ke jubir,” ucap Fitroh.
Mengutip Radar Solo (Jawa Pos Grup), pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT dilakukan di Mapolresta Solo, sejak Kamis malam hingga Jumat subuh (10/7) masih berlangsung.
Dalam giat tangkap tangan itu, lembaga antirasuah diduga turut mengamankan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Dinas di wilayah Sukoharjo.
Sementara itu, pantauan radarsolo.com, sekitar pukul 04.25 WIB, sebuah mobil MPV hitam tiba di halaman Mapolresta Solo. Dari dalam mobil tersebut, petugas kemudian mengeluarkan lima koper berwarna hijau.
Disebut-sebut, lima koper itu berisi sejumlah barang bukti terkait kasus yang kini tengah didalami KPK di salah satu wilayah Solo Raya tersebut.(jpc)
PROKALTENG.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, di Jawa Tengah pada Kamis (9/7) malam. Sejumlah pihak turut diamankan dan pemeriksaan masih berlangsung di Mapolresta Solo.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan, pihaknya melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. Operasi senyap itu dilakukan di wilayah Jawa Tengah, pada Kamis (9/7) malam.
“Benar,” singkat Fitroh dikonfirmasi JawaPos.com, Jumat (10/7).
Meski demikian, Fitroh masih enggan membeberkan barang bukti dan pihak-pihak lainnya yang diamankan dalam giat tangkap tangan tersebut. Termasuk soal perkara yang diduga melibatkan Bupati Sukoharjo.
“Lengkapnya ke jubir,” ucap Fitroh.
Mengutip Radar Solo (Jawa Pos Grup), pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT dilakukan di Mapolresta Solo, sejak Kamis malam hingga Jumat subuh (10/7) masih berlangsung.
Dalam giat tangkap tangan itu, lembaga antirasuah diduga turut mengamankan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Kepala Dinas di wilayah Sukoharjo.
Sementara itu, pantauan radarsolo.com, sekitar pukul 04.25 WIB, sebuah mobil MPV hitam tiba di halaman Mapolresta Solo. Dari dalam mobil tersebut, petugas kemudian mengeluarkan lima koper berwarna hijau.
Disebut-sebut, lima koper itu berisi sejumlah barang bukti terkait kasus yang kini tengah didalami KPK di salah satu wilayah Solo Raya tersebut.(jpc)