PROKALTENG.CO-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri lebih lanjut kemunculan nama Raffi Ahmad dalam persidangan kasus dugaan suap terkait kegiatan impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Nama Raffi Ahmad yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menjadi sorotan setelah disebut dalam sidang perkara yang menjerat pemilik perusahaan Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Jumat (5/6/2026).
Dalam jalannya persidangan, jaksa penuntut umum KPK menggali keterangan dari Sri Pangestuti atau Tuti, seorang pengusaha yang bergerak di bidang pengurusan jasa kepabeanan (PPJK).
Tuti dimintai penjelasan mengenai adanya permintaan pengiriman sejumlah barang elektronik berupa laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia.
Permintaan tersebut disebut berasal dari Yohanes yang diketahui merupakan asisten pribadi John Field.
Menurut keterangan yang terungkap di persidangan, permintaan itu muncul saat Raffi Ahmad melakukan kunjungan ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.
PROKALTENG.CO-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri lebih lanjut kemunculan nama Raffi Ahmad dalam persidangan kasus dugaan suap terkait kegiatan impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Nama Raffi Ahmad yang saat ini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni menjadi sorotan setelah disebut dalam sidang perkara yang menjerat pemilik perusahaan Blueray Cargo, John Field, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Jumat (5/6/2026).
Dalam jalannya persidangan, jaksa penuntut umum KPK menggali keterangan dari Sri Pangestuti atau Tuti, seorang pengusaha yang bergerak di bidang pengurusan jasa kepabeanan (PPJK).
Tuti dimintai penjelasan mengenai adanya permintaan pengiriman sejumlah barang elektronik berupa laptop dan iPhone 17 dari Amerika Serikat ke Indonesia.
Permintaan tersebut disebut berasal dari Yohanes yang diketahui merupakan asisten pribadi John Field.
Menurut keterangan yang terungkap di persidangan, permintaan itu muncul saat Raffi Ahmad melakukan kunjungan ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.