“Anda anggap setelah SD tahu membaca, tahu menulis sudah. Belum. Tamat SMA sudah membaca berbagai literatur, sudah bisa pakai bahasa Inggris, sudah hebat. Ternyata juga belum,” kata Dzulfikar.
Ia menegaskan bahwa perjalanan pendidikan di perguruan tinggi bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk membangun kemampuan yang lebih besar.
Melalui semangat learning agility, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menciptakan masa depan Indonesia. (tim)
“Anda anggap setelah SD tahu membaca, tahu menulis sudah. Belum. Tamat SMA sudah membaca berbagai literatur, sudah bisa pakai bahasa Inggris, sudah hebat. Ternyata juga belum,” kata Dzulfikar.
Ia menegaskan bahwa perjalanan pendidikan di perguruan tinggi bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk membangun kemampuan yang lebih besar.
Melalui semangat learning agility, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menciptakan masa depan Indonesia. (tim)