Arab Saudi Murka 2 Bandara Diserang Houthi, Balas Serang 82 Target

Houthi mengklaim rudal dan drone mereka mengenai sasaran, meski klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Konflik Yaman Terancam Makin Meluas

Rangkaian serangan dan pembalasan ini terjadi ketika perang di Yaman kembali memasuki fase yang lebih intens.

Houthi menguasai sebagian besar wilayah barat laut Yaman dan tengah bertempur melawan pasukan yang didukung Saudi.

Pertempuran kembali meningkat sejak perang saudara pecah lagi pada Juli, dengan kedua pihak saling mengklaim keberhasilan di sejumlah wilayah strategis.

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sebelumnya mengumumkan serangan balasan besar-besaran dan mengklaim berhasil mendorong Houthi keluar dari sejumlah kawasan di sepanjang Laut Merah, termasuk wilayah sekitar pelabuhan Mocha.

Baca Juga :  Hilang saat Tsunami 2011, Setelah 10 Tahun, Korban Teridentifikasi

Houthi membantah klaim tersebut dan menyatakan masih mempertahankan wilayahnya.

Electronic money exchangers listing

Situasi di lapangan belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber militer dari kedua kubu yang dihubungi AFP juga belum melaporkan perubahan besar dalam garis depan.

Namun, dampak kemanusiaan dari pertempuran terus membesar. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan lebih dari 200.000 orang telah mengungsi di dalam Yaman akibat kembali pecahnya konflik.

Dengan Saudi kini secara terbuka menyatakan serangan Houthi ke fasilitas sipil “tidak akan dibiarkan”, risiko aksi balasan lanjutan menjadi perhatian utama.

Serangan terhadap bandara menunjukkan bahwa eskalasi konflik Yaman berpotensi semakin menjangkau pusat-pusat sipil dan jalur transportasi udara di kawasan. (jpg)

 

Houthi mengklaim rudal dan drone mereka mengenai sasaran, meski klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Konflik Yaman Terancam Makin Meluas

Rangkaian serangan dan pembalasan ini terjadi ketika perang di Yaman kembali memasuki fase yang lebih intens.

Electronic money exchangers listing

Houthi menguasai sebagian besar wilayah barat laut Yaman dan tengah bertempur melawan pasukan yang didukung Saudi.

Pertempuran kembali meningkat sejak perang saudara pecah lagi pada Juli, dengan kedua pihak saling mengklaim keberhasilan di sejumlah wilayah strategis.

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sebelumnya mengumumkan serangan balasan besar-besaran dan mengklaim berhasil mendorong Houthi keluar dari sejumlah kawasan di sepanjang Laut Merah, termasuk wilayah sekitar pelabuhan Mocha.

Baca Juga :  Hilang saat Tsunami 2011, Setelah 10 Tahun, Korban Teridentifikasi

Houthi membantah klaim tersebut dan menyatakan masih mempertahankan wilayahnya.

Situasi di lapangan belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber militer dari kedua kubu yang dihubungi AFP juga belum melaporkan perubahan besar dalam garis depan.

Namun, dampak kemanusiaan dari pertempuran terus membesar. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan lebih dari 200.000 orang telah mengungsi di dalam Yaman akibat kembali pecahnya konflik.

Dengan Saudi kini secara terbuka menyatakan serangan Houthi ke fasilitas sipil “tidak akan dibiarkan”, risiko aksi balasan lanjutan menjadi perhatian utama.

Serangan terhadap bandara menunjukkan bahwa eskalasi konflik Yaman berpotensi semakin menjangkau pusat-pusat sipil dan jalur transportasi udara di kawasan. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru