Ukraina Klaim Berhasil Tekan Rusia, Sebulan 40 Ribu Tentara Jadi Korban

PROKALTENG.CO- Konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina kembali memasuki babak baru. Laporan terbaru dari militer Ukraina menyebut Rusia mengalami kerugian besar sepanjang Juni 2026, baik dari sisi jumlah personel maupun laju operasi militer di garis depan.

Menurut data yang dikutip dari Institute for the Study of War (ISW), hampir 40.000 personel Rusia dilaporkan tewas atau menjadi korban dalam satu bulan. Pada saat yang sama, kemampuan Rusia merebut wilayah baru disebut mengalami perlambatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa angka korban yang disampaikan berasal dari klaim militer Ukraina dan analisis lembaga independen. Pihak Rusia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah korban tersebut.

Baca Juga :  WHO Nyatakan Korban Jiwa Serangan Israel ke Gaza Capai 30 Ribu Lebih

ISW mencatat, sepanjang Juni 2026 pasukan Rusia hanya mampu memperluas wilayah yang dikuasai dengan rata-rata sekitar 1,03 kilometer persegi per hari.

Angka tersebut turun drastis jika dibandingkan dengan rata-rata 16,6 kilometer persegi per hari yang dicapai Rusia pada paruh pertama 2025.

Menurut ISW, perlambatan ini menunjukkan bahwa operasi ofensif Rusia menghadapi tantangan yang semakin besar, terutama dalam upaya merebut seluruh wilayah Donetsk yang masih berada di bawah kendali Ukraina.

Bahkan, berdasarkan perhitungan lembaga tersebut, apabila laju saat ini tidak berubah, Rusia diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 14 tahun untuk menguasai seluruh sisa wilayah Donetsk.

Electronic money exchangers listing

Analisis ISW juga menunjukkan bahwa keuntungan teritorial Rusia selama enam bulan pertama 2026 jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan intensitas pertempuran yang terjadi.

Baca Juga :  Tantri Kotak segera Tempuh Langkah Hukum usai Jadi Korban Penipuan Poppy Nupitasari

PROKALTENG.CO- Konflik berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina kembali memasuki babak baru. Laporan terbaru dari militer Ukraina menyebut Rusia mengalami kerugian besar sepanjang Juni 2026, baik dari sisi jumlah personel maupun laju operasi militer di garis depan.

Menurut data yang dikutip dari Institute for the Study of War (ISW), hampir 40.000 personel Rusia dilaporkan tewas atau menjadi korban dalam satu bulan. Pada saat yang sama, kemampuan Rusia merebut wilayah baru disebut mengalami perlambatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski demikian, perlu dicatat bahwa angka korban yang disampaikan berasal dari klaim militer Ukraina dan analisis lembaga independen. Pihak Rusia belum memberikan konfirmasi resmi mengenai jumlah korban tersebut.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  WHO Nyatakan Korban Jiwa Serangan Israel ke Gaza Capai 30 Ribu Lebih

ISW mencatat, sepanjang Juni 2026 pasukan Rusia hanya mampu memperluas wilayah yang dikuasai dengan rata-rata sekitar 1,03 kilometer persegi per hari.

Angka tersebut turun drastis jika dibandingkan dengan rata-rata 16,6 kilometer persegi per hari yang dicapai Rusia pada paruh pertama 2025.

Menurut ISW, perlambatan ini menunjukkan bahwa operasi ofensif Rusia menghadapi tantangan yang semakin besar, terutama dalam upaya merebut seluruh wilayah Donetsk yang masih berada di bawah kendali Ukraina.

Bahkan, berdasarkan perhitungan lembaga tersebut, apabila laju saat ini tidak berubah, Rusia diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 14 tahun untuk menguasai seluruh sisa wilayah Donetsk.

Analisis ISW juga menunjukkan bahwa keuntungan teritorial Rusia selama enam bulan pertama 2026 jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan intensitas pertempuran yang terjadi.

Baca Juga :  Tantri Kotak segera Tempuh Langkah Hukum usai Jadi Korban Penipuan Poppy Nupitasari

Terpopuler

Artikel Terbaru