26.2 C
Jakarta
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Ditampung di Beberapa Tempat, Berharap PKL Tertib dan Sampahnya Dikelola dengan Baik

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Palangkaraya dan dinas terkait, untuk mengembalikan fungsi taman sebagai tempat bersantai yang aman dan bersih. Namun tak jarang beberapa waktu lalu beberapa pedagang kaki lima (PKL) terlihat berdagang di sekitar Taman Kota Jalan Yos Sudarso.

Hal ini dikarenakan proses renovasi proyek Bundaran Besar Palangkaraya (Bunbes) yang membuat antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke kawasan tersebut meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangkaraya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangkaraya dan Satpol PP Kota Palangkaraya, diundang oleh Dishub Provinsi Kalteng untuk melakukan rapat terkait pembenahan Bunbes.

Baca Juga :  Bundaran Besar Ramai Dikunjungi, Dishub Kalteng Siapkan Area Parkir Sementara

“Seperti diketahui Bunbes kan sudah dalam tahap mau selesai, dan masyarakat antusias untuk berkunjung ke Bunbes. Nah, ini berdampak pada aktivitas yang meluber di situ lah ya masyarakat. Diantaranya masalah parkir, PKL, yang kalau tidak diatur nanti akan semrawut,” ujar Zaini belum lama ini.

Zaini melanjutkan, seperti yang sudah disampaikan atau dipublikasikan juga terkait lokasi untuk parkir dan tempat PKL. Jadi sementara PKL ditampung di beberapa tempat.

“Selama ini kan kita yang di taman (Taman Kota Yos Sudarso) sudah kita alihkan ke Pasar Data Manuah. Jadi karena bertambah lagi, tidak bisa menampung, maka sementara ditampung di depan kantor TVRI, di gedung KONI, dan area kanan kiri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng di Jalan Yos Sudarso,” jelasnya.

Baca Juga :  PT Pelindo Perpanjang MoU Dengan Kejari Kobar

Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator, bahwa mereka berjanji akan mendata PKL di sana. Zaini juga berharap tidak bertambah banyak, tapi memang PKL yang tertib, jadi makanan-makanan ringan diperbolehkan di sana.

“Dan harapan kita juga untuk sampahnya bisa terkelola melalui koordinator. Nah, koordinatornya berjanji nanti akan menertibkan supaya sampahnya terkelola dengan baik. Sehingga DLH tinggal mengangkut saja nanti,” pungkasnya.(ana)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Palangkaraya dan dinas terkait, untuk mengembalikan fungsi taman sebagai tempat bersantai yang aman dan bersih. Namun tak jarang beberapa waktu lalu beberapa pedagang kaki lima (PKL) terlihat berdagang di sekitar Taman Kota Jalan Yos Sudarso.

Hal ini dikarenakan proses renovasi proyek Bundaran Besar Palangkaraya (Bunbes) yang membuat antusiasme masyarakat untuk berkunjung ke kawasan tersebut meningkat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangkaraya, Achmad Zaini, mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangkaraya dan Satpol PP Kota Palangkaraya, diundang oleh Dishub Provinsi Kalteng untuk melakukan rapat terkait pembenahan Bunbes.

Baca Juga :  Bundaran Besar Ramai Dikunjungi, Dishub Kalteng Siapkan Area Parkir Sementara

“Seperti diketahui Bunbes kan sudah dalam tahap mau selesai, dan masyarakat antusias untuk berkunjung ke Bunbes. Nah, ini berdampak pada aktivitas yang meluber di situ lah ya masyarakat. Diantaranya masalah parkir, PKL, yang kalau tidak diatur nanti akan semrawut,” ujar Zaini belum lama ini.

Zaini melanjutkan, seperti yang sudah disampaikan atau dipublikasikan juga terkait lokasi untuk parkir dan tempat PKL. Jadi sementara PKL ditampung di beberapa tempat.

“Selama ini kan kita yang di taman (Taman Kota Yos Sudarso) sudah kita alihkan ke Pasar Data Manuah. Jadi karena bertambah lagi, tidak bisa menampung, maka sementara ditampung di depan kantor TVRI, di gedung KONI, dan area kanan kiri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalteng di Jalan Yos Sudarso,” jelasnya.

Baca Juga :  PT Pelindo Perpanjang MoU Dengan Kejari Kobar

Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan koordinator, bahwa mereka berjanji akan mendata PKL di sana. Zaini juga berharap tidak bertambah banyak, tapi memang PKL yang tertib, jadi makanan-makanan ringan diperbolehkan di sana.

“Dan harapan kita juga untuk sampahnya bisa terkelola melalui koordinator. Nah, koordinatornya berjanji nanti akan menertibkan supaya sampahnya terkelola dengan baik. Sehingga DLH tinggal mengangkut saja nanti,” pungkasnya.(ana)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru