PROKALTENG.CO – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan. Tabrakan beruntun itu melibatkan tiga dump truk mitsubishi dan satu truk tronton di kawasan Jembatan Layang Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (21/5/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan seorang sopir tewas di lokasi kejadian setelah kendaraan yang dikemudikannya menghantam truk yang sedang parkir.
Peristiwa nahas itu terjadi saat arus lalu lintas di jalur penghubung Palangka Raya-Banjarmasin masih cukup lengang. Namun keberadaan tiga dump truk yang berhenti di badan jalan diduga menjadi pemicu utama kecelakaan beruntun tersebut. Benturan keras membuat bagian depan truk tronton ringsek parah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga dump truk mitsubishi warna kuning sebelumnya tengah parkir di badan jalan sebelah kiri dari arah Banjarmasin menuju Palangka Raya. Ketiga kendaraan itu masing-masing bernomor polisi DA 8610 TPC, DA 8040 BV, dan DA 8476 BO.
“Ketiga kendaraan sedang parkir di badan jalan di atas Jembatan Layang Tumbang Nusa dengan lampu hazard menyala,” kata Kapolres Pulang Pisau melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Pulang Pisau Ipda Hendra saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026). Meski demikian, kondisi jalan yang sempit di atas jembatan diduga membuat kendaraan dari belakang sulit menghindar ketika melintas di lokasi.
Tak lama kemudian, sebuah light truck tronton warna hijau bernomor polisi KH 8331 TN datang dari arah belakang. Truk tersebut langsung menghantam bagian belakang dump truk DA 8476 BO yang dikemudikan MR.
Benturan keras membuat dump truk tersebut terdorong ke depan dan menghantam dump truk DA 8040 BV yang dikemudikan MS. Kendaraan itu kembali terdorong hingga menabrak dump truk DA 8610 TPC yang dikemudikan N.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir dump truk DA 8040 BV, yakni MS, meninggal dunia di tempat. Sementara seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah.
Kepolisian bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan cukup panjang lantaran posisi kendaraan menutup sebagian badan jalan di atas jembatan layang.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menuju RS Kalampangan untuk penanganan lebih lanjut. Sementara anggota Satlantas Polres Pulang Pisau langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab pasti insiden maut tersebut.
Ipda Hendra menambahkan, kepolisian masih mendalami seluruh faktor yang menyebabkan kecelakaan. Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur rawan kecelakaan. “Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya beristirahat di rest area terdekat dan selalu utamakan keselamatan berkendara,” pungkasnya. (ter/ens/kpg)


