Dari RSUD Gusti Abdul Gani, Puluhan Anak Pulang Membawa Senyum Baru

Lorong-lorong RSUD Gusti Abdul Gani Kabupaten Lamandau yang biasanya sunyi, selama tiga hari terakhir dipenuhi oleh riuh doa dan harapan. Rumah sakit ini menjadi saksi bisu kembalinya senyuman yang sempat hilang dari wajah anak-anak penderita bibir sumbing dan sumbing langit-langit.

HABIBULLAH, LAMANDAU

MELALUI Kegiatan Bakti Sosial Operasi Gratis yang digelar secara maraton, puluhan anak akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri.

Di sudut ruang pemulihan, seorang ibu tampak mendekap erat buah hatinya yang masih setengah sadar pasca-operasi.

Guratan lelah di wajah sang ibu seketika luruh, berganti dengan air mata haru yang mengalir deras saat melihat bibir mungil anaknya kini telah tertata rapi.

Tak ada lagi sekat yang dulu sempat membuatnya cemas akan masa depan sang anak.

Baca Juga :  Rumah Dibangun Kesultanan Banjar, Kini Hanya Menyisakan 21 Tiang

Senyum ceria langsung merekah dari bibir para ibu yang hadir di sana.

Electronic money exchangers listing

Bagi mereka, keberhasilan operasi ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan sebuah keajaiban yang menjawab doa-doa panjang di setiap sujud malam mereka.

“Terima kasih kepada seluruh dokter, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak yang telah berkontribusi dan bekerja sama demi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga setiap senyum yang kembali terukir menjadi harapan baru bagi masa depan yang lebih baik. Kita bersama menghadirkan senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih baik,” ungkap Direktur RSUD Gusti Abdul Gani, dr. Mardoni Setiawan, dengan nada bergetar penuh rasa syukur saat diwawancarai wartawan, Senin (22/6/2026).

Keberhasilan acara yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan buah dari kepedulian dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Pengrusakan Jembatan Robau di Lamandau Belum Terungkap, Polisi Bilang Penyelidikan Masih Berjalan

Sebuah kolaborasi kemanusiaan yang apik tercipta antara Pemerintah Kabupaten Lamandau, RSUD Gusti Abdul Gani Kabupaten Lamandau, Smile Train Indonesia dan Yayasan Anugrah Sentosa.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim medis dan mitra yang terlibat.

“Saya menegaskan bahwa Pemkab Lamandau akan terus mendukung program-program sosial yang langsung menyentuh dan mengubah hidup masyarakat menjadi lebih baik, saya juga Apresiasi pada semua pihak yang telah terlibat menyelesaikan program ini,” tuturnya.

Kini, langkah kaki anak-anak itu keluar dari rumah sakit terasa lebih ringan.

Mereka pulang tidak hanya membawa jaitan yang mengering, tetapi membawa sejuta harapan baru dan senyuman yang akan terus merekah sepanjang masa. (*)

Lorong-lorong RSUD Gusti Abdul Gani Kabupaten Lamandau yang biasanya sunyi, selama tiga hari terakhir dipenuhi oleh riuh doa dan harapan. Rumah sakit ini menjadi saksi bisu kembalinya senyuman yang sempat hilang dari wajah anak-anak penderita bibir sumbing dan sumbing langit-langit.

HABIBULLAH, LAMANDAU

MELALUI Kegiatan Bakti Sosial Operasi Gratis yang digelar secara maraton, puluhan anak akhirnya mendapatkan kesempatan kedua untuk menatap masa depan dengan lebih percaya diri.

Electronic money exchangers listing

Di sudut ruang pemulihan, seorang ibu tampak mendekap erat buah hatinya yang masih setengah sadar pasca-operasi.

Guratan lelah di wajah sang ibu seketika luruh, berganti dengan air mata haru yang mengalir deras saat melihat bibir mungil anaknya kini telah tertata rapi.

Tak ada lagi sekat yang dulu sempat membuatnya cemas akan masa depan sang anak.

Baca Juga :  Rumah Dibangun Kesultanan Banjar, Kini Hanya Menyisakan 21 Tiang

Senyum ceria langsung merekah dari bibir para ibu yang hadir di sana.

Bagi mereka, keberhasilan operasi ini bukan sekadar tindakan medis, melainkan sebuah keajaiban yang menjawab doa-doa panjang di setiap sujud malam mereka.

“Terima kasih kepada seluruh dokter, tenaga kesehatan, relawan, serta semua pihak yang telah berkontribusi dan bekerja sama demi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga setiap senyum yang kembali terukir menjadi harapan baru bagi masa depan yang lebih baik. Kita bersama menghadirkan senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih baik,” ungkap Direktur RSUD Gusti Abdul Gani, dr. Mardoni Setiawan, dengan nada bergetar penuh rasa syukur saat diwawancarai wartawan, Senin (22/6/2026).

Keberhasilan acara yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan buah dari kepedulian dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Pengrusakan Jembatan Robau di Lamandau Belum Terungkap, Polisi Bilang Penyelidikan Masih Berjalan

Sebuah kolaborasi kemanusiaan yang apik tercipta antara Pemerintah Kabupaten Lamandau, RSUD Gusti Abdul Gani Kabupaten Lamandau, Smile Train Indonesia dan Yayasan Anugrah Sentosa.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tim medis dan mitra yang terlibat.

“Saya menegaskan bahwa Pemkab Lamandau akan terus mendukung program-program sosial yang langsung menyentuh dan mengubah hidup masyarakat menjadi lebih baik, saya juga Apresiasi pada semua pihak yang telah terlibat menyelesaikan program ini,” tuturnya.

Kini, langkah kaki anak-anak itu keluar dari rumah sakit terasa lebih ringan.

Mereka pulang tidak hanya membawa jaitan yang mengering, tetapi membawa sejuta harapan baru dan senyuman yang akan terus merekah sepanjang masa. (*)

Terpopuler

Artikel Terbaru