Konflik AS-Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah USD 80 per Barel

“Meskipun ketidakpastian ini menunjukkan adanya risiko kenaikan terhadap perkiraan kami bahwa harga minyak Brent dapat mencapai US$80 per barel pada akhir tahun, perlu dicatat bahwa arus minyak melalui Selat Hormuz hanya perlu kembali ke sekitar 60–70% dari tingkat sebelum perang untuk mengembalikan pasar minyak pada kondisi kelebihan pasokan seperti sebelum perang,” kata Vivek Dhar, ahli strategi komoditas dari Commonwealth Bank of Australia, dalam sebuah catatan.

Selain itu, American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah turun sebesar 8,33 juta barel pada pekan yang berakhir 12 Juni, penurunan yang jauh lebih besar daripada perkiraan 4,5 juta barel.

Namun, persediaan bensin meningkat sebesar 2,48 juta barel, sementara persediaan distilat, yang meliputi solar dan bahan bakar pemanas, sedikit menurun sebesar 10 ribu barel. Penurunan persediaan minyak mentah yang cukup besar menunjukkan permintaan yang tangguh dan pasokan jangka pendek yang lebih ketat di AS. (jpg)

Baca Juga :  Siap Layani Arus Balik, Posko Mudik BRImo Hadir di Rute Strategis

“Meskipun ketidakpastian ini menunjukkan adanya risiko kenaikan terhadap perkiraan kami bahwa harga minyak Brent dapat mencapai US$80 per barel pada akhir tahun, perlu dicatat bahwa arus minyak melalui Selat Hormuz hanya perlu kembali ke sekitar 60–70% dari tingkat sebelum perang untuk mengembalikan pasar minyak pada kondisi kelebihan pasokan seperti sebelum perang,” kata Vivek Dhar, ahli strategi komoditas dari Commonwealth Bank of Australia, dalam sebuah catatan.

Selain itu, American Petroleum Institute (API) melaporkan stok minyak mentah turun sebesar 8,33 juta barel pada pekan yang berakhir 12 Juni, penurunan yang jauh lebih besar daripada perkiraan 4,5 juta barel.

Namun, persediaan bensin meningkat sebesar 2,48 juta barel, sementara persediaan distilat, yang meliputi solar dan bahan bakar pemanas, sedikit menurun sebesar 10 ribu barel. Penurunan persediaan minyak mentah yang cukup besar menunjukkan permintaan yang tangguh dan pasokan jangka pendek yang lebih ketat di AS. (jpg)

Baca Juga :  Siap Layani Arus Balik, Posko Mudik BRImo Hadir di Rute Strategis

Terpopuler

Artikel Terbaru