Pemprov Kalteng Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-12 Berturut-turut

“Pendapatan Asli Daerah direalisasikan sebesar Rp2,646 triliun lebih atau 97,38 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp4,539 triliun lebih atau 108,77 persen dari target yang ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi belanja daerah, anggaran sebesar Rp8,35 triliun lebih terealisasi Rp7,433 triliun lebih atau 89,03 persen. Realisasi tersebut mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer.

“Belanja operasi direalisasikan sebesar Rp4,282 triliun lebih atau 89,64 persen, belanja modal Rp2,123 triliun lebih atau 90,50 persen, belanja tidak terduga Rp6,66 miliar lebih, dan belanja transfer Rp1,021 triliun lebih,” ungkapnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berkenaan sebesar Rp216,072 miliar lebih. Adapun posisi neraca pemerintah daerah per 31 Desember 2025 menunjukkan total aset sebesar Rp18,859 triliun lebih, total kewajiban Rp530,503 miliar lebih, dan total ekuitas Rp18,329 triliun lebih.

Baca Juga :  Disbun Kalteng dan BPS Jalin Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Data Statistik Perkebunan

“Seluruh naskah lampiran laporan keuangan tersebut telah dilakukan perbaikan dan koreksi sesuai dengan hasil temuan pemeriksaan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah,” tutupnya. (adr)

“Pendapatan Asli Daerah direalisasikan sebesar Rp2,646 triliun lebih atau 97,38 persen dari target, sedangkan pendapatan transfer mencapai Rp4,539 triliun lebih atau 108,77 persen dari target yang ditetapkan,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi belanja daerah, anggaran sebesar Rp8,35 triliun lebih terealisasi Rp7,433 triliun lebih atau 89,03 persen. Realisasi tersebut mencakup belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer.

“Belanja operasi direalisasikan sebesar Rp4,282 triliun lebih atau 89,64 persen, belanja modal Rp2,123 triliun lebih atau 90,50 persen, belanja tidak terduga Rp6,66 miliar lebih, dan belanja transfer Rp1,021 triliun lebih,” ungkapnya.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berkenaan sebesar Rp216,072 miliar lebih. Adapun posisi neraca pemerintah daerah per 31 Desember 2025 menunjukkan total aset sebesar Rp18,859 triliun lebih, total kewajiban Rp530,503 miliar lebih, dan total ekuitas Rp18,329 triliun lebih.

Baca Juga :  Disbun Kalteng dan BPS Jalin Kolaborasi Tingkatkan Kualitas Data Statistik Perkebunan

“Seluruh naskah lampiran laporan keuangan tersebut telah dilakukan perbaikan dan koreksi sesuai dengan hasil temuan pemeriksaan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru