Reses Faridawaty, Warga Kalibata Soroti Jalan Rusak, Amblas hingga Akses Terputus

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  Peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan warga kawasan Kalibata, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh, dalam kegiatan reses perseorangan, Minggu (23/8/2026).

Sejumlah ruas jalan di lingkungan permukiman warga dinilai masih membutuhkan peningkatan kualitas untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Aspirasi tersebut meliputi pengerasan jalan, perbaikan ruas yang terputus, hingga penanganan akses jalan menuju kawasan perumahan.

Ketua RT 008/RW 013, Suhada, menyampaikan usulan pengerasan Jalan Kalibata 7 dan Kalibata 8 dengan panjang kurang lebih satu kilometer.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan diperlukan untuk mendukung mobilitas warga yang menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Aspirasi peningkatan jalan juga disampaikan Rosidah, kader Posyandu sekaligus TP PKK Kelurahan Menteng.

Ia mengusulkan pengerasan Jalan Tampung Penyang IV RT 003/RW 013 yang sebelumnya telah dikerjakan sebagian, tetapi masih terputus menuju kawasan perumahan.

Electronic money exchangers listing

Rosidah juga menyampaikan kondisi Jalan Tampung Penyang yang bagian aspalnya terputus.

Baca Juga :  Diduga Serangan Jantung, Pria 63 Tahun Meninggal Saat Nyalakan Motor

Kondisi serupa terdapat di kawasan sekitar Rusunawa mahasiswa IAKN yang mengalami amblas dengan panjang kurang lebih satu kilometer.

Sementara itu, warga RT 007/RW 013, Marna, mengusulkan agar jalan dan parit di ujung Blok E yang hingga kini belum diaspal dapat menjadi perhatian.

Menurutnya, peningkatan akses tersebut dibutuhkan untuk mendukung kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Ketua RT 007/RW 013, Wilis, turut menyampaikan kebutuhan pengerasan sejumlah ruas Jalan Kalibata 1 hingga Kalibata 3. Dari beberapa ruas tersebut, baru Jalan Kalibata 2 yang telah mendapatkan pengerasan.

Selain persoalan pengerasan jalan, warga juga mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan sepanjang sekitar lima meter di kawasan Blok E sebagai bagian dari kebutuhan akses lingkungan.

Faridawaty Darland Atjeh mengatakan berbagai aspirasi mengenai infrastruktur jalan tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan reses karena masyarakat dapat menyampaikan secara langsung kondisi yang mereka hadapi.

“Reses ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur lingkungan, akses jalan, drainase, jembatan, serta fasilitas umum,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Akui Kadis PUPR Kalteng Tertekan Usai Polemik Marka Jalan Biru

Menurut Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Ia menilai kebutuhan infrastruktur lingkungan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas dan aktivitas sehari-hari.

“Masukan masyarakat sangat penting karena warga yang setiap hari berada di lingkungan tersebut tentu mengetahui kondisi dan kebutuhan yang paling mendesak,” ujarnya.

Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menegaskan, seluruh usulan akan dilihat berdasarkan kebutuhan dan kewenangan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada.

Kegiatan reses perseorangan tersebut berlangsung di rumah Ketua RT 007/RW 013, Jalan Kalibata Blok E Nomor 38, Minggu (23/8/2026). Berbagai usulan mengenai peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat menjadi bahan dalam proses pembahasan pembangunan daerah sesuai ketentuan dan kewenangan yang dimiliki. (hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  Peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi salah satu aspirasi yang disampaikan warga kawasan Kalibata, Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya, kepada Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Faridawaty Darland Atjeh, dalam kegiatan reses perseorangan, Minggu (23/8/2026).

Sejumlah ruas jalan di lingkungan permukiman warga dinilai masih membutuhkan peningkatan kualitas untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Aspirasi tersebut meliputi pengerasan jalan, perbaikan ruas yang terputus, hingga penanganan akses jalan menuju kawasan perumahan.

Electronic money exchangers listing

Ketua RT 008/RW 013, Suhada, menyampaikan usulan pengerasan Jalan Kalibata 7 dan Kalibata 8 dengan panjang kurang lebih satu kilometer.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan diperlukan untuk mendukung mobilitas warga yang menggunakan akses tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

Aspirasi peningkatan jalan juga disampaikan Rosidah, kader Posyandu sekaligus TP PKK Kelurahan Menteng.

Ia mengusulkan pengerasan Jalan Tampung Penyang IV RT 003/RW 013 yang sebelumnya telah dikerjakan sebagian, tetapi masih terputus menuju kawasan perumahan.

Rosidah juga menyampaikan kondisi Jalan Tampung Penyang yang bagian aspalnya terputus.

Baca Juga :  Diduga Serangan Jantung, Pria 63 Tahun Meninggal Saat Nyalakan Motor

Kondisi serupa terdapat di kawasan sekitar Rusunawa mahasiswa IAKN yang mengalami amblas dengan panjang kurang lebih satu kilometer.

Sementara itu, warga RT 007/RW 013, Marna, mengusulkan agar jalan dan parit di ujung Blok E yang hingga kini belum diaspal dapat menjadi perhatian.

Menurutnya, peningkatan akses tersebut dibutuhkan untuk mendukung kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Ketua RT 007/RW 013, Wilis, turut menyampaikan kebutuhan pengerasan sejumlah ruas Jalan Kalibata 1 hingga Kalibata 3. Dari beberapa ruas tersebut, baru Jalan Kalibata 2 yang telah mendapatkan pengerasan.

Selain persoalan pengerasan jalan, warga juga mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan sepanjang sekitar lima meter di kawasan Blok E sebagai bagian dari kebutuhan akses lingkungan.

Faridawaty Darland Atjeh mengatakan berbagai aspirasi mengenai infrastruktur jalan tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan reses karena masyarakat dapat menyampaikan secara langsung kondisi yang mereka hadapi.

“Reses ini menjadi ruang bagi kami untuk mendengarkan secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur lingkungan, akses jalan, drainase, jembatan, serta fasilitas umum,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Akui Kadis PUPR Kalteng Tertekan Usai Polemik Marka Jalan Biru

Menurut Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kalteng, setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah daerah.

Ia menilai kebutuhan infrastruktur lingkungan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas dan aktivitas sehari-hari.

“Masukan masyarakat sangat penting karena warga yang setiap hari berada di lingkungan tersebut tentu mengetahui kondisi dan kebutuhan yang paling mendesak,” ujarnya.

Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menegaskan, seluruh usulan akan dilihat berdasarkan kebutuhan dan kewenangan agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang ada.

Kegiatan reses perseorangan tersebut berlangsung di rumah Ketua RT 007/RW 013, Jalan Kalibata Blok E Nomor 38, Minggu (23/8/2026). Berbagai usulan mengenai peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat menjadi bahan dalam proses pembahasan pembangunan daerah sesuai ketentuan dan kewenangan yang dimiliki. (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru