DPRD Kalteng Harap Dana Transfer Pusat Meningkat pada 2027

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) berharap pemerintah pusat meningkatkan alokasi dana transfer ke daerah pada tahun anggaran 2027, guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Bumi Tambun Bungai.

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong. Mengatakan, kebutuhan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah masih cukup besar. Sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas jika hanya mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Di tahun 2027 itu ada peningkatan dana transfer dari pusat. Daerah sangat banyak sekali membutuhkan penanganan infrastruktur,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Menurut Arton. Hingga saat ini masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan belum tertangani secara optimal. Bahkan, di beberapa wilayah masih terdapat jalan yang belum mendapatkan pengerasan maupun pengaspalan.

“Ada beberapa ruas jalan yang sudah rusak, kemudian ada yang masih belum tertangani dengan baik, ada yang masih tanah. Jalan ini kan masih ada yang tanah, belum diaspal, belum dikasih pengerasan atau agregat,” katanya.

Baca Juga :  Banyak Jabatan Masih Plt di Pemprov Kalteng, DPRD Soroti Kewenangan dan Batas Waktu

Dia menilai pemerintah pusat perlu memahami kondisi riil di daerah, terutama kebutuhan pembangunan infrastruktur yang menjadi penopang aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah.

“Nah dengan demikian kita harapkan pemerintah pusat bisa memahami betul tentang kebutuhan di daerah. Pembangunan kan harus merata,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Arton menambahkan, sebagai daerah yang turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, Kalimantan Tengah berharap mendapatkan dukungan yang lebih besar melalui skema transfer ke daerah.

“Masa iya kita ini daerah yang juga penghasil tapi kita juga kan tidak banyak mendapat support dari pemerintah pusat. Yang kita harapkan ada perimbangan,” ungkapnya.

Menurutnya, ruang fiskal daerah masih cukup terbatas karena sebagian besar pendapatan daerah terserap untuk membiayai kebutuhan rutin pemerintahan, termasuk belanja pegawai.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat ‘Pelototi’ Dua Raperda Usulan Pemprov Kalteng

“Kalau kita hanya berharap dari potensi pendapatan asli daerah kita juga masih belum apa-apa. Habis untuk belanja pegawai saja. Mana untuk belanja modal, mana untuk belanja lain-lain,” lanjutnya.

Karena itu, DPRD Kalteng berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan dukungan melalui Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun skema transfer lainnya pada tahun anggaran 2027.

“Kita harapkan, mohon doa dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, ke depan di tahun 2027 itu ada penambahan anggaran yang support dari pemerintah pusat, terutama dari DBH, dana bagi hasil maupun dari DAK dan lain sebagainya,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) berharap pemerintah pusat meningkatkan alokasi dana transfer ke daerah pada tahun anggaran 2027, guna mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Bumi Tambun Bungai.

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong. Mengatakan, kebutuhan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah masih cukup besar. Sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas jika hanya mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Di tahun 2027 itu ada peningkatan dana transfer dari pusat. Daerah sangat banyak sekali membutuhkan penanganan infrastruktur,” ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Electronic money exchangers listing

Menurut Arton. Hingga saat ini masih terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan belum tertangani secara optimal. Bahkan, di beberapa wilayah masih terdapat jalan yang belum mendapatkan pengerasan maupun pengaspalan.

“Ada beberapa ruas jalan yang sudah rusak, kemudian ada yang masih belum tertangani dengan baik, ada yang masih tanah. Jalan ini kan masih ada yang tanah, belum diaspal, belum dikasih pengerasan atau agregat,” katanya.

Baca Juga :  Banyak Jabatan Masih Plt di Pemprov Kalteng, DPRD Soroti Kewenangan dan Batas Waktu

Dia menilai pemerintah pusat perlu memahami kondisi riil di daerah, terutama kebutuhan pembangunan infrastruktur yang menjadi penopang aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah.

“Nah dengan demikian kita harapkan pemerintah pusat bisa memahami betul tentang kebutuhan di daerah. Pembangunan kan harus merata,” tegasnya.

Arton menambahkan, sebagai daerah yang turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional, Kalimantan Tengah berharap mendapatkan dukungan yang lebih besar melalui skema transfer ke daerah.

“Masa iya kita ini daerah yang juga penghasil tapi kita juga kan tidak banyak mendapat support dari pemerintah pusat. Yang kita harapkan ada perimbangan,” ungkapnya.

Menurutnya, ruang fiskal daerah masih cukup terbatas karena sebagian besar pendapatan daerah terserap untuk membiayai kebutuhan rutin pemerintahan, termasuk belanja pegawai.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat ‘Pelototi’ Dua Raperda Usulan Pemprov Kalteng

“Kalau kita hanya berharap dari potensi pendapatan asli daerah kita juga masih belum apa-apa. Habis untuk belanja pegawai saja. Mana untuk belanja modal, mana untuk belanja lain-lain,” lanjutnya.

Karena itu, DPRD Kalteng berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan dukungan melalui Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun skema transfer lainnya pada tahun anggaran 2027.

“Kita harapkan, mohon doa dari seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, ke depan di tahun 2027 itu ada penambahan anggaran yang support dari pemerintah pusat, terutama dari DBH, dana bagi hasil maupun dari DAK dan lain sebagainya,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru