PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Sudarsono, mengapresiasi keberhasilan pemulangan Supiat, korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) asal Kabupaten Barito Selatan (Barsel), dari Kamboja.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri yang tidak melalui prosedur resmi.
Pernyataan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng ini merespons kepulangan Supiat yang tiba di Palangka Raya pada Selasa (30/6/2026).
“Yang pertama, kita mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, khususnya kepada Pak Muhtarudin dan jajaran pemerintah, yang sudah begitu cepat tanggap mengatasi persoalan tenaga kerja kita yang sempat terlunta-lunta di negeri orang,” ungkap Sudarsono dalam keterangan, Senin (6/7/2026).
Meski bersyukur korban telah kembali dengan selamat, Sudarsono tak menampik rasa prihatinnya atas penderitaan yang harus dialami oleh pemuda asal Barsel tersebut selama delapan bulan terakhir.
Oleh karena itu, ia memberikan peringatan keras kepada masyarakat yang berniat mencari nafkah di luar negeri.
“Yang kedua, kita menyampaikan pesan kepada siapa pun yang mau berkiprah ke luar negeri sebagai tenaga kerja untuk senantiasa berhati-hati. Jangan mudah tergoda dengan tawaran-tawaran yang sekiranya menggiurkan, tetapi tidak memiliki kepastian kapasitas yang bisa menjamin keselamatan,” tegas politisi tersebut.
Sudarsono berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga sehingga kewaspadaan di tengah masyarakat semakin meningkat.
“Kita sangat prihatin dengan persoalan ini, tetapi juga sangat berterima kasih karena respons yang cepat. *Alhamdulillah* korban sekarang sudah sampai dan berkumpul dengan keluarga dalam keadaan selamat. Ke depannya kita berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi,” imbuhnya.


