DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Jalan dan Jembatan di Wilayah Pelosok

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) , Maryani Sabran, mendesak pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah pelosok.

Menurutnya, infrastruktur dasar menjadi kunci untuk membuka akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

“Lebih baik kita memprioritaskan hal-hal yang memang menjadi kebutuhan utama di Kalteng. Contohnya pembangunan jembatan untuk akses anak-anak ke sekolah. Masih ada anak-anak yang bahkan tidak memakai sepatu dan harus menyeberang sungai karena tidak ada jembatan,” ujarnya, belum lama ini.

Menurut Politisi PDI-P ini, minimnya infrastruktur dasar di sejumlah daerah tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membatasi akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas perekonomian masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Bahas KUPA dan PPAS 2021

Karena itu, ia menegaskan agar alokasi anggaran daerah tidak dihabiskan untuk program yang bersifat seremonial, melainkan difokuskan pada pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kalau saya pemegang kebijakan, jangankan jembatan, jalan pun pasti akan saya bangun. Kita harus bekerja dengan hati. Saat merancang anggaran, pikirkanlah dengan matang apa yang benar-benar menjadi prioritas di Kalteng,” tegasnya.

Pernyataan tersebut, lanjut Maryani, didasarkan pada hasil kunjungannya ke sejumlah desa terpencil. Ia mengaku masih menemukan banyak ketimpangan pembangunan infrastruktur yang perlu segera mendapat perhatian pemerintah.

Electronic money exchangers listing

“Saat kami berkunjung ke desa-desa, di situlah kami melihat langsung kondisi masyarakat yang sebenarnya. Apa yang saya sampaikan ini berdasarkan fakta di lapangan, bukan tanpa dasar. Saya sering turun langsung ke pelosok-pelosok desa di Kalteng,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Pemprov Beri Sanksi Tegas untuk Perusahaan Tak Kooperatif

Maryani berharap aspirasi masyarakat pedesaan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Dengan demikian, anggaran yang tersedia benar-benar diwujudkan dalam pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pelosok. (rif/kpg)

 

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) , Maryani Sabran, mendesak pemerintah daerah memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan di wilayah pelosok.

Menurutnya, infrastruktur dasar menjadi kunci untuk membuka akses pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

“Lebih baik kita memprioritaskan hal-hal yang memang menjadi kebutuhan utama di Kalteng. Contohnya pembangunan jembatan untuk akses anak-anak ke sekolah. Masih ada anak-anak yang bahkan tidak memakai sepatu dan harus menyeberang sungai karena tidak ada jembatan,” ujarnya, belum lama ini.

Electronic money exchangers listing

Menurut Politisi PDI-P ini, minimnya infrastruktur dasar di sejumlah daerah tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membatasi akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas perekonomian masyarakat pedesaan.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Bahas KUPA dan PPAS 2021

Karena itu, ia menegaskan agar alokasi anggaran daerah tidak dihabiskan untuk program yang bersifat seremonial, melainkan difokuskan pada pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kalau saya pemegang kebijakan, jangankan jembatan, jalan pun pasti akan saya bangun. Kita harus bekerja dengan hati. Saat merancang anggaran, pikirkanlah dengan matang apa yang benar-benar menjadi prioritas di Kalteng,” tegasnya.

Pernyataan tersebut, lanjut Maryani, didasarkan pada hasil kunjungannya ke sejumlah desa terpencil. Ia mengaku masih menemukan banyak ketimpangan pembangunan infrastruktur yang perlu segera mendapat perhatian pemerintah.

“Saat kami berkunjung ke desa-desa, di situlah kami melihat langsung kondisi masyarakat yang sebenarnya. Apa yang saya sampaikan ini berdasarkan fakta di lapangan, bukan tanpa dasar. Saya sering turun langsung ke pelosok-pelosok desa di Kalteng,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Desak Pemprov Beri Sanksi Tegas untuk Perusahaan Tak Kooperatif

Maryani berharap aspirasi masyarakat pedesaan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Dengan demikian, anggaran yang tersedia benar-benar diwujudkan dalam pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah pelosok. (rif/kpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru