PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti belum meratanya tenaga kesehatan di sejumlah wilayah. Terutama di kawasan pinggiran kota.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi. Menyampaikan bahwa masih terdapat daerah yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal akibat keterbatasan tenaga medis.
“Masih ada daerah tertentu yang petugas kesehatannya belum maksimal, khususnya di daerah pinggiran,” katanya, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, ketimpangan distribusi tenaga kesehatan ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah kota, mengingat pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kondisi ini dapat berdampak pada kualitas layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota,” tambahnya.
Dia pun mendorong dinas terkait untuk segera melakukan langkah-langkah strategis guna mengatasi persoalan tersebut, termasuk dengan melakukan pemerataan tenaga kesehatan.
“Kami merekomendasikan agar dilakukan pengaturan ulang sehingga daerah yang belum maksimal segera diisi tenaga kesehatan,” tambahnya.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pengelolaan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan merata di seluruh wilayah Kota Palangka Raya. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – DPRD Kota Palangka Raya menyoroti belum meratanya tenaga kesehatan di sejumlah wilayah. Terutama di kawasan pinggiran kota.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi. Menyampaikan bahwa masih terdapat daerah yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal akibat keterbatasan tenaga medis.
“Masih ada daerah tertentu yang petugas kesehatannya belum maksimal, khususnya di daerah pinggiran,” katanya, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, ketimpangan distribusi tenaga kesehatan ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah kota, mengingat pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kondisi ini dapat berdampak pada kualitas layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota,” tambahnya.
Dia pun mendorong dinas terkait untuk segera melakukan langkah-langkah strategis guna mengatasi persoalan tersebut, termasuk dengan melakukan pemerataan tenaga kesehatan.
“Kami merekomendasikan agar dilakukan pengaturan ulang sehingga daerah yang belum maksimal segera diisi tenaga kesehatan,” tambahnya.
Selain itu, dia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dalam pengelolaan sumber daya manusia di sektor kesehatan. Agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dan merata di seluruh wilayah Kota Palangka Raya. (adr)