Ajak Pemda Perkuat Ketahanan Pangan Hadapi Kemarau, Begini Kata Sutrisno

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Murung Raya menjadi perhatian DPRD setempat. Rabu,  (12/8). Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi logistik, terutama dengan menyusutnya debit Sungai Barito yang selama ini menjadi salah satu jalur transportasi dan distribusi barang.

Untuk mengantisipasi dampak tersebut, DPRD Kabupaten Murung Raya mengajak Pemerintah Daerah bersama seluruh elemen masyarakat memperkuat koordinasi dan ketahanan pangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T., mengatakan pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini agar kondisi kemarau tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, khususnya terkait ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok.

“Kita harus mengantisipasi bersama agar tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan sembako dengan harga wajar di musim kemarau ini. Pemerintah harus hadir sejak dini, mendengar dan membantu,” ujar Sutrisno.

Menurutnya, apabila distribusi melalui jalur sungai mengalami hambatan akibat rendahnya debit air, kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap pasokan barang di pasar maupun desa-desa yang selama ini bergantung pada transportasi sungai.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Mura Monitoring RSUD Puruk Cahu, Tekankan Pelayanan Maksimal dan Optimalisasi MCU

Karena itu, diperlukan langkah bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, distributor, pemerintah desa, serta masyarakat untuk menjaga agar rantai pasok kebutuhan pokok tetap berjalan.

Sutrisno mendorong pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk memperkuat stok dan cadangan pangan. Koordinasi dengan Bulog, distributor, serta pedagang pasar perlu dilakukan guna memastikan ketersediaan komoditas seperti beras, minyak goreng, gula dan kebutuhan pokok lainnya.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, pasar murah juga dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat, terutama apabila terjadi kenaikan harga akibat terganggunya distribusi. Pemerintah daerah juga dinilai perlu menyiapkan jalur distribusi alternatif. Koordinasi antara dinas terkait, Dinas Perhubungan, BPBD dan pemerintah desa dapat dilakukan untuk memetakan jalur darat yang dapat digunakan apabila akses sungai semakin terbatas.

“Jangan sampai karena kondisi sungai surut, masyarakat di wilayah tertentu kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Jalur alternatif harus dipersiapkan dan komunikasi antarwilayah harus diperkuat,” katanya.

Di sisi lain, pengawasan terhadap kondisi pasar juga perlu ditingkatkan. Instansi terkait diharapkan tidak hanya memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang, tetapi juga memastikan distribusi berjalan secara sehat dan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Dewan Apresiasi Layanan Kesehatan Gratis RSUD

Sutrisno juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok masyarakat yang rentan. Pemerintah daerah bersama pemerintah desa diharapkan dapat memastikan data penerima bantuan tetap valid sehingga bantuan pangan maupun program sosial lainnya dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Ia menilai kemarau merupakan kondisi yang perlu dihadapi dengan kesiapsiagaan dan semangat gotong royong. Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, berbagai dampak yang mungkin timbul dapat ditekan.

“Ini bukan tentang menunggu masalah datang. Ini tentang kita mencegah bersama. Mari perkuat koordinasi lintas OPD, validkan data di lapangan, dan wujudkan aksi nyata yang menyentuh langsung ke masyarakat,” pungkas Sutrisno.

DPRD Murung Raya berharap seluruh pihak dapat mengambil peran sesuai kewenangannya, sehingga ketahanan pangan dan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau.

Dengan kerja sama yang baik, tantangan kemarau diharapkan dapat dihadapi secara bersama-sama tanpa mengganggu kebutuhan dasar dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (pan)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Murung Raya menjadi perhatian DPRD setempat. Rabu,  (12/8). Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kelancaran distribusi logistik, terutama dengan menyusutnya debit Sungai Barito yang selama ini menjadi salah satu jalur transportasi dan distribusi barang.

Untuk mengantisipasi dampak tersebut, DPRD Kabupaten Murung Raya mengajak Pemerintah Daerah bersama seluruh elemen masyarakat memperkuat koordinasi dan ketahanan pangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang wajar.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, S.T., mengatakan pemerintah perlu melakukan langkah antisipasi sejak dini agar kondisi kemarau tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, khususnya terkait ketersediaan dan harga bahan kebutuhan pokok.

Electronic money exchangers listing

“Kita harus mengantisipasi bersama agar tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan sembako dengan harga wajar di musim kemarau ini. Pemerintah harus hadir sejak dini, mendengar dan membantu,” ujar Sutrisno.

Menurutnya, apabila distribusi melalui jalur sungai mengalami hambatan akibat rendahnya debit air, kondisi tersebut dapat berpengaruh terhadap pasokan barang di pasar maupun desa-desa yang selama ini bergantung pada transportasi sungai.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Mura Monitoring RSUD Puruk Cahu, Tekankan Pelayanan Maksimal dan Optimalisasi MCU

Karena itu, diperlukan langkah bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, distributor, pemerintah desa, serta masyarakat untuk menjaga agar rantai pasok kebutuhan pokok tetap berjalan.

Sutrisno mendorong pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait untuk memperkuat stok dan cadangan pangan. Koordinasi dengan Bulog, distributor, serta pedagang pasar perlu dilakukan guna memastikan ketersediaan komoditas seperti beras, minyak goreng, gula dan kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, pasar murah juga dapat menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat, terutama apabila terjadi kenaikan harga akibat terganggunya distribusi. Pemerintah daerah juga dinilai perlu menyiapkan jalur distribusi alternatif. Koordinasi antara dinas terkait, Dinas Perhubungan, BPBD dan pemerintah desa dapat dilakukan untuk memetakan jalur darat yang dapat digunakan apabila akses sungai semakin terbatas.

“Jangan sampai karena kondisi sungai surut, masyarakat di wilayah tertentu kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok. Jalur alternatif harus dipersiapkan dan komunikasi antarwilayah harus diperkuat,” katanya.

Di sisi lain, pengawasan terhadap kondisi pasar juga perlu ditingkatkan. Instansi terkait diharapkan tidak hanya memantau perkembangan harga dan ketersediaan barang, tetapi juga memastikan distribusi berjalan secara sehat dan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Dewan Apresiasi Layanan Kesehatan Gratis RSUD

Sutrisno juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kelompok masyarakat yang rentan. Pemerintah daerah bersama pemerintah desa diharapkan dapat memastikan data penerima bantuan tetap valid sehingga bantuan pangan maupun program sosial lainnya dapat disalurkan secara tepat sasaran.

Ia menilai kemarau merupakan kondisi yang perlu dihadapi dengan kesiapsiagaan dan semangat gotong royong. Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, berbagai dampak yang mungkin timbul dapat ditekan.

“Ini bukan tentang menunggu masalah datang. Ini tentang kita mencegah bersama. Mari perkuat koordinasi lintas OPD, validkan data di lapangan, dan wujudkan aksi nyata yang menyentuh langsung ke masyarakat,” pungkas Sutrisno.

DPRD Murung Raya berharap seluruh pihak dapat mengambil peran sesuai kewenangannya, sehingga ketahanan pangan dan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga selama musim kemarau.

Dengan kerja sama yang baik, tantangan kemarau diharapkan dapat dihadapi secara bersama-sama tanpa mengganggu kebutuhan dasar dan aktivitas masyarakat di Kabupaten Murung Raya. (pan)

Terpopuler

Artikel Terbaru