Menghadapi kondisi kemarau yang berdampak pada menurunnya debit air sungai, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie mengajak pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian sungai
Udara terasa membakar kulit. Suhu panas yang menyengat ditambah kabut asap membuat siapa saja mendambakan seteguk kesegaran. Di tengah cuaca yang tak bersahabat itu, justru datang berkah tak terduga b
Jauh sebelum hiruk-pikuk kota bangun, di ketinggian sekitar 34 kilometer dari pusat kota, kesunyian Bukit Cinta perlahan terisi oleh langkah kaki yang berhati-hati. Dini hari Minggu, 26 Juli 2026, uda
Kasus kebakaran yang terjadi di sejumlah kawasan permukiman dan bangunan usaha di Kota Palangka Raya mendapat perhatian dari Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi.
Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran selama musim kemarau.
Walaupun Kalimantan Tengah masih masa transisi ke periode musim kemarau, namun sebagian besar wilayahnya masih berpotensi diguyur hujan dalam sepekan ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah mencatat tren penurunan curah hujan dalam beberapa hari terakhir dengan kondisi cuaca yang cenderung panas di sejumlah wilayah.
Anggota DPRD Murung Raya Ahmad Maulana mengingatkan kepada masyarakat, khususnya yang ada di wilayah Murung Raya supaya dapat waspada terhadap potensi kebakaran. Baik hutan dan lahan maupun pemukiman dimusim kemarau.
Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar apel gabungan gelar pasukan dan peralatan. Kegiatan tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Bupati Kapuas, Senin (16/6) pagi itu dipimpin Bupati Kapuas H Muhammad W
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menghadiri kegiatan sosialisasi "Komunikasi, Informasi, dan Ed
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara resmi membuka kegiatan pelatihan pembentukan dan pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA) di wilayah Kabupaten Lamandau tahun 2025.
Kalimantan Tengah (Kalteng) diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada Agustus ini. Namun, hingga kini, sebagian besar wilayah Kalteng masih dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kemarau sudah melanda Kalimantan Tengah (Kalteng). Sejumlah daerah sudah meningkatkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Melihat kondisi ini, Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng H Agustiar Sabran SKom mengajak pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/ kota, dan unsur terkait untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.
Memasuki musim kemarau, tepat pada Senin 15 Juli 2024, Kota Palangkaraya mengalami kekeringan sangat tinggi. Informasi tersebut berdasarkan Pemetaan Risiko Berbasis Analisis Dini (PERISAI) kondisi Kota Palangkaraya.
Dalam rangka operasi pembasahan lahan gambut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mulai melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani mengungkapkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Regional Kalimantan Tengah pada 18 April 2024 telah memprediksi iklim di Kalimantan Tengah dan khusus Kabupaten Pulang Pisau telah memasuki musim pancaroba. Dengan cuaca perubahan dari musim hujan ke musim kemarau.
DI BELAKANG sosok lelaki tua, pepohonan meranggas. Tak ada lagi daun yang tersisa di rantingnya.
Di bawahnya, tanah gersang dan retak. Di atasnya, awan kelabu menggantung.
Kehausan dengan sangat, lelaki tua itu mengangkat galon. Air merembes membasahi mulut, leher, dan tubuhnya. Seekor burung kecil yang bertengger di bahunya juga kuyup.
Itulah lukisan karya Daniel Lie berjudul 'Kesegaran dalam Kekeringan'.
Sebagian besar warga di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit, Kota Palangkaraya cukup kesulitan mendapatkan air akibat kemarau panjang yang terjadi beberapa bulan terakhir ini.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan menilai perlu upaya dan antisipasi dilakukan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian di musim kemarau saat ini.
Kabut asap pekat yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Kota Palangkaraya telah menjadikan kualitas udara tidak sehat dan berdampak pada kesehatan manusia. Berdasarkan data terakhir Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada bulan September lalu, terdapat sekitar 2.675 kasus di Kota Palangkaraya.
Musim kemarau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang sudah terjadi pada pertengahan tahun lalu hingga sekarang. Berdampak pada beberap sektor krusial. Salah satunya adalah sektor pangan. Musim kemarau membuat beberapa lahan mengalami kekeringan. Hal itu membuat ratusan hektar lahan pangan di Kotim rusak.
Sejumlah wilayah di Kota Palangkaraya hari ini, Kamis (7/9/2023) diguyur hujan sejak pagi hari. Padahal bulan September ini, disinyalir masih memasuki musim kemarau.
Prakirawan BMKG Kota Palangkaraya, Renianata saat dikonfirmasi Prokalteng.co melalui pesan Whats Apps, Kamis (7/9/2023) membenarkan bahwa pada saat ini masih dalam musim kemarau. Namun menurutnya yang perlu digarisbawahi adalah musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan. Hanya saja intensitasnya yang berkurang.
Melihat kondisi musim kemarau yang memanjang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangkaraya, Achmad Zaini mengungkapkan bahwa pihaknya gencar melakukan penyiraman tanaman kota. Sebab, diketahui sejauh ini curah hujan yang sangat rendah. Penyiraman tanaman kota ini dilakukan pihaknya untuk mengantisipasi kekeringan yang disebabkan oleh polusi udara. Terlebih karena faktor akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan. Meminta kepada pemerintah daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Agar bisa lakukan investigasi terkait dengan inflasi.
Sistem pengetahuan lokal atau sering disebut dengan indigenous knowledge atau local knowledge adalah konsep mengenai segala sesuatu gejala yang dilihat, dirasakan, dialami, dipikirkan, yang bisa diperoleh dari kondisi alam dan lingkungan sekitar.
Koordinator Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalteng, Anton Budiono mengatakan bahwa selama kurang lebih satu bulan terakhir, sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) dilanda suhu panas yang tinggi.
Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas Yohanes, mengingatkan kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait juga kecamatan, desa dan kelurahan untuk mengantisipasi dampak kemarau, salah satunya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).