26.3 C
Jakarta
Monday, May 20, 2024
spot_img

Pilkades Serentak 2023 Harus Bebas Politik Uang

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Sebayak 77 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) September  2023 mendatang. Anggota komisi I DPRD Kabupaten Kotim Sutik, berharap, Pilkades Serentak 2023 harus bebas dari Politik uang .

“Pilkades ini menjadi sorotan. Karena terwujudnya pelaksanaan yang transparan, adil, dan berintegritas. Memberikan harapan baru bagi demokrasi di tingkat desa,” kata Sutik, Kamis (15/6).

Sutik mengatakan. Masyarakat harus cerdas memilih kepala desa. Yang dianggap mampu membawa perubahan. Dan kemajuan bagi masyarakat desa. Selama masa kampanye, calon-calon kepala desa fokus pada program-program yang akan meningkatkan kesejahteraan. Dan memajukan desa secara keseluruhan. Tanpa mengadu domba masyarakat dengan isu-isu politik yang tidak relevan.

Baca Juga :  Agar Seluruh Desa Tersentuh Pembangunan, Ary Dewar Usulkan Ini

“Saya minta dinas teknis mengawasi kinerja panitia. Hingga ke desa-desa. Jangan hanya duduk saja. Mulai dari tahapan seleksi harus diawasi secara ketat. Dan panitia yang ditunjuk juga harus benar benar orang netral. Tidak memihak kepada salah satu calon saja. Hal ini dilakukan guna  meminimalisir peluang adanya kecurangan. Dan memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar terwakili,” ucap Sutik.

Politisi Partai Gerindra ini minta, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa selaku leading sector. Untuk bisa memaksimalkan pelaksanaan, dan terus memonitor panitia serta pesertanya jangan sampai terjadi kekisruhan.

“Kami berharap pemilihan Kepala Desa Serentak dilaksanakan sesuai regulasi atau aturan yang berlaku. Serta berjalan dengan lancar, aman dan damai,” tutupnya.(bah)

Baca Juga :  Riskon : Sulitnya Mendapatkan Pendonor Plasma Konvalesen

 

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Sebayak 77 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) September  2023 mendatang. Anggota komisi I DPRD Kabupaten Kotim Sutik, berharap, Pilkades Serentak 2023 harus bebas dari Politik uang .

“Pilkades ini menjadi sorotan. Karena terwujudnya pelaksanaan yang transparan, adil, dan berintegritas. Memberikan harapan baru bagi demokrasi di tingkat desa,” kata Sutik, Kamis (15/6).

Sutik mengatakan. Masyarakat harus cerdas memilih kepala desa. Yang dianggap mampu membawa perubahan. Dan kemajuan bagi masyarakat desa. Selama masa kampanye, calon-calon kepala desa fokus pada program-program yang akan meningkatkan kesejahteraan. Dan memajukan desa secara keseluruhan. Tanpa mengadu domba masyarakat dengan isu-isu politik yang tidak relevan.

Baca Juga :  Agar Seluruh Desa Tersentuh Pembangunan, Ary Dewar Usulkan Ini

“Saya minta dinas teknis mengawasi kinerja panitia. Hingga ke desa-desa. Jangan hanya duduk saja. Mulai dari tahapan seleksi harus diawasi secara ketat. Dan panitia yang ditunjuk juga harus benar benar orang netral. Tidak memihak kepada salah satu calon saja. Hal ini dilakukan guna  meminimalisir peluang adanya kecurangan. Dan memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar terwakili,” ucap Sutik.

Politisi Partai Gerindra ini minta, pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa selaku leading sector. Untuk bisa memaksimalkan pelaksanaan, dan terus memonitor panitia serta pesertanya jangan sampai terjadi kekisruhan.

“Kami berharap pemilihan Kepala Desa Serentak dilaksanakan sesuai regulasi atau aturan yang berlaku. Serta berjalan dengan lancar, aman dan damai,” tutupnya.(bah)

Baca Juga :  Riskon : Sulitnya Mendapatkan Pendonor Plasma Konvalesen

 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru