BALIKPAPAN – Hari Pelanggan Nasional (HPN) menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas kebermanfaatan bagi masyarakat. Melalui Humanitrip 2026, YBM PLN UPT Balikpapan menghadirkan pengalaman belajar dan rekreasi bagi 55 anak yatim dan dhuafa penerima manfaat Program Be A Star di Kebun Raya Balikpapan.
Mengusung semangat “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Humanitrip 2026 diisi berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif. Anak-anak diajak mengikuti outbound hingga edutrip untuk mengenal keanekaragaman hayati sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan.
Tidak hanya kegiatan belajar dan rekreasi, YBM PLN UPT Balikpapan juga menyalurkan perlengkapan sekolah serta dukungan dana pendidikan sebagai bekal bagi anak-anak dalam menyambut tahun ajaran baru.
Manager PLN UPT Balikpapan Jati Pharmadita mengatakan, Humanitrip 2026 merupakan bentuk kepedulian insan PLN dalam memberikan pengalaman positif sekaligus mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak-anak.
“Kami berharap Humanitrip 2026 dapat memberikan kebahagiaan sekaligus pengalaman positif bagi adik-adik yatim dan dhuafa. Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa perlengkapan dan bantuan pendidikan, tetapi juga kesempatan bagi mereka untuk belajar, bermain, dan membangun kepercayaan diri. Semoga kebersamaan ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus belajar, tumbuh, dan berani meraih cita-cita,” kata Jati.
Menurut Jati, kegiatan edukatif dan rekreatif memberikan ruang bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman baru di luar lingkungan belajar sehari-hari. Aktivitas tersebut juga menjadi sarana untuk membangun keberanian, kreativitas, kemampuan bekerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Ketika mereka dapat bermain, belajar, berinteraksi, dan mengenal lingkungan secara langsung, kami berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bagian positif dari proses tumbuh kembang mereka,” jelasnya.
Secara terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano Budiawan mengatakan, HPN menjadi momentum bagi PLN untuk memperluas dampak positif kehadiran perusahaan di tengah masyarakat.
“Hari Pelanggan Nasional mengingatkan kami bahwa kehadiran PLN tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Humanitrip 2026 menjadi salah satu bentuk bagaimana semangat berbagi dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan harapan bagi generasi penerus,” ungkap Riko.
Ia menambahkan, kolaborasi antara YBM PLN dan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperluas dampak program sosial yang dijalankan. Dukungan terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak dinilai menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
“Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar, bermain, dan tumbuh dengan penuh harapan. Kami berharap dukungan melalui Humanitrip 2026 dapat memberikan semangat bagi adik-adik untuk terus mengejar cita-cita dan menatap masa depan dengan optimisme. Semoga kolaborasi seperti ini terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat kehadiran PLN,” harapnya.
Melalui kolaborasi tersebut, YBM PLN UPT Balikpapan terus mendorong pemanfaatan zakat insan PLN agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang generasi penerus.
Humanitrip 2026 menjadi bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir memberikan manfaat, menghadirkan keceriaan bagi anak-anak sekaligus menyalakan harapan untuk masa depan generasi penerus Indonesia. (tim)


