PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Suasana duka masih menyelimuti keluarga almarhum Akhmad Rinjani (54), Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka yang meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit di tengah musim kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.
Adik almarhum, Nasrullah (51), mengenang kakaknya sebagai pribadi yang baik, bertanggung jawab, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaan maupun keluarga.
“Kalau kami secara pribadi, karena kami saudara, ya beliau jelas dari segi karakter baik. Dan beliau bertanggung jawab terhadap kerjaan ataupun terhadap keluarganya,” ujar Nasrullah usai pemakaman almarhum di TPU Komplek Makam Keluarga Besar Jama’ah Thariqah Junaidi Albagdadi, Jalan Karanggan, Palangka Raya, Jumat (28/8/2026) siang.
Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang selalu total dalam menjalankan setiap tugas yang diemban. Loyalitas dan komitmen yang dimilikinya membuat Akhmad Rinjani dihormati oleh keluarga maupun rekan-rekannya.
“Makanya kalau ada sesuatu hal itu beliau loyalitas, totalitas untuk mengerjakan,” katanya.
Nasrullah mengaku keluarga sangat terkejut saat pertama kali menerima kabar bahwa kakaknya harus menjalani perawatan di rumah sakit. Sebab, sebelumnya almarhum masih menjalankan aktivitas seperti biasa.
“Kalau dari segi kemarin pas waktu dinyatakan beliau masuk rumah sakit terkejut, karena kita kan kebetulan juga sama-sama kerja. Jadi mendengar kabar itu jelas dari segi keluarga ya terkejut,” ungkapnya.
Kepergian Akhmad Rinjani tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi para relawan karhutla di Kota Palangka Raya. Selama ini, almarhum dikenal aktif turun langsung ke lapangan dalam membantu pemadaman dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ketua TSAK Palangka tersebut. Pemerintah Kota Palangka Raya juga memastikan memberikan perhatian kepada keluarga almarhum, mulai dari proses perawatan di rumah sakit hingga pemakaman.
Bagi keluarga, sosok Akhmad Rinjani akan selalu dikenang sebagai pribadi yang mengutamakan tanggung jawab, baik kepada keluarga maupun dalam pengabdiannya membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla di Kota Palangka Raya. (adr)


