PROKALTENG.CO– Tindakan tak bertanggung jawab dilakukan seorang anak di bawah umur di kawasan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Berdalih bosan alias gabut saat nongkrong bersama rekannya, ia nekat melakukan pembakaran lahan secara sembarangan hingga tiga kali di kawasan Jalan Batu Besi.
Aksi nekat tersebut terungkap usai pembakaran ketiga diketahui oleh relawan penanggulangan bencana yang bertugas di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mengamankan tiga orang anak yang berada di lokasi.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam, hanya satu anak yang terbukti melakukan pembakaran, sementara dua rekan lainnya hanya melihat.
Kapolsek Liang Anggang melalui Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang, Iptu Isman Riskadany membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pelaku membakar lahan hanya karena tidak ada pekerjaan sambil berkumpul bersama temannya.
”Benar, dari tiga anak yang diamankan, cuma satu orang yang melakukan pembakaran, dua lainnya hanya melihat. Alasannya karena gabut tidak ada kerjaan, sambil nongkrong-nongkrong kemudian dia bakar lahan,” ujar Isman Riskadany.
Ia menambahkan, penanganan hukum pidana tidak dilanjutkan ke tahap penahanan komersial mengingat status pelaku yang masih di bawah umur.
Selain itu, luasan lahan yang terbakar terbilang kecil karena berhasil dipadamkan dengan cepat oleh warga sekitar dan relawan setempat.
Sebagai langkah penanganan, anak tersebut diserahkan ke Dinas Sosial dan kini dititipkan di Rumah Singgah Dinas Sosial.
Pelaku bersama orang tuanya juga telah menandatangani surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam jika para pelaku mengulangi aksi serupa.
”Nanti akan kita proses hukum jika mereka bertiga kembali melakukan kegiatan tersebut,” tegas Isman.
Pihak Polsek Liang Anggang mengimbau keras seluruh masyarakat, baik dewasa maupun anak-anak, agar tidak membakar lahan secara sembarangan.
Dampak kebakaran lahan sangat merugikan lingkungan sekitar dan asap yang dihasilkan dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (jpg)
Lakukan Pembakaran Lahan, Anak di Bawah Umur Diserahkan ke Rumah Singgah Dinsos
PROKALTENG.CO– Tindakan tak bertanggung jawab dilakukan seorang anak di bawah umur di kawasan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Berdalih bosan alias gabut saat nongkrong bersama rekannya, ia nekat melakukan pembakaran lahan secara sembarangan hingga tiga kali di kawasan Jalan Batu Besi.
Aksi nekat tersebut terungkap usai pembakaran ketiga diketahui oleh relawan penanggulangan bencana yang bertugas di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung mengamankan tiga orang anak yang berada di lokasi.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam, hanya satu anak yang terbukti melakukan pembakaran, sementara dua rekan lainnya hanya melihat.
Kapolsek Liang Anggang melalui Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang, Iptu Isman Riskadany membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pelaku membakar lahan hanya karena tidak ada pekerjaan sambil berkumpul bersama temannya.
”Benar, dari tiga anak yang diamankan, cuma satu orang yang melakukan pembakaran, dua lainnya hanya melihat. Alasannya karena gabut tidak ada kerjaan, sambil nongkrong-nongkrong kemudian dia bakar lahan,” ujar Isman Riskadany.
Ia menambahkan, penanganan hukum pidana tidak dilanjutkan ke tahap penahanan komersial mengingat status pelaku yang masih di bawah umur.
Selain itu, luasan lahan yang terbakar terbilang kecil karena berhasil dipadamkan dengan cepat oleh warga sekitar dan relawan setempat.
Sebagai langkah penanganan, anak tersebut diserahkan ke Dinas Sosial dan kini dititipkan di Rumah Singgah Dinas Sosial.
Pelaku bersama orang tuanya juga telah menandatangani surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Meski begitu, pihak kepolisian menegaskan tidak akan tinggal diam jika para pelaku mengulangi aksi serupa.
”Nanti akan kita proses hukum jika mereka bertiga kembali melakukan kegiatan tersebut,” tegas Isman.
Pihak Polsek Liang Anggang mengimbau keras seluruh masyarakat, baik dewasa maupun anak-anak, agar tidak membakar lahan secara sembarangan.
Dampak kebakaran lahan sangat merugikan lingkungan sekitar dan asap yang dihasilkan dapat memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). (jpg)
