PROKALTENG.CO – Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui sambutan yang dibacakan Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda saat memimpin upacara HUT Seruyan, Rabu (5/8/2026).
Dalam sambutan Gubernur Kalteng, disampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi ke-24 Kabupaten Seruyan. Momentum tersebut diharapkan menjadi titik penguatan pelayanan publik, percepatan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan beserta seluruh elemen masyarakat yang terus bersinergi membangun daerah berjuluk Bumi Gawi Hatantiring.
Mengusung tema “Bersama Berkarya untuk Seruyan Sejahtera”, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi, menghilangkan ego sektoral, serta terus menghadirkan inovasi dan kerja nyata demi mewujudkan Kabupaten Seruyan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Dalam sambutannya, gubernur turut menyoroti sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Seruyan. Di antaranya keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama tujuh tahun berturut-turut, pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan kepesertaan mencapai 100,15 persen, serta menjadi kabupaten dengan laju penurunan kemiskinan terbaik ketiga di Kalteng.
Menurut Gubernur, berbagai prestasi tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap capaian tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain itu, Pemerintah Provinsi Kalteng juga terus memperkuat perlindungan sosial melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Di Kabupaten Seruyan, sebanyak 6.735 keluarga penerima manfaat telah menerima bantuan tersebut secara bertahap untuk mendukung akses pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial.
Memasuki musim kemarau, Gubernur mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan.


