Tidak Boleh Ada Anak Kotim Kehilangan Masa Depan hanya karena Keterbatasan Ekonomi

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

Melalui penyelenggaraan Open House dan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, di Aula Gedung Sekolah Rakyat di Jalan Wengga Metropolitan, Kamis (30/7).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh anak, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

Bupati Kotim, H. Halikinnor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, perangkat daerah, tenaga pendidik, hingga para mitra pembangunan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menghadirkan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Ini membuktikan bahwa membangun pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak agar setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Halikinnor.

Baca Juga :  Bobotoh Kaget!Bojan Hodak Sebut Patricio Matricardi Bakal Jadi Pemain Baru Persib Bandung

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan yang bermutu.

Bupati dua periode ini juga menegaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi bukan sekadar tempat belajar, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak.

Electronic money exchangers listing

“Tidak boleh ada anak Kotawaringin Timur yang kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan ekonomi. Setiap anak memiliki potensi yang harus kita dukung agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.

Halikinnor juga menilai kegiatan Open House dan Pra-MPLS menjadi langkah awal membangun hubungan yang erat antara sekolah dengan orang tua. Melalui keterbukaan informasi mengenai lingkungan belajar, fasilitas, serta budaya sekolah, diharapkan tumbuh kepercayaan dan kerja sama dalam mendampingi perkembangan peserta didik.

Baca Juga :  Mantan Pelatih Tottenham Hotspur Gantikan Tuchel

Ia turut mengajak para orang tua untuk menjadi mitra aktif sekolah dalam membentuk karakter anak, sementara kepada para guru dan tenaga kependidikan disampaikan penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik dan membimbing generasi penerus.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap anak di Kotawaringin Timur mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, aman, inklusif, dan berkeadilan. Investasi terbesar kita bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi membangun manusia sebagai penentu masa depan daerah,” pungkasnya.(bah/kpg)

 

 

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

Melalui penyelenggaraan Open House dan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kotim, di Aula Gedung Sekolah Rakyat di Jalan Wengga Metropolitan, Kamis (30/7).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh anak, tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

Electronic money exchangers listing

Bupati Kotim, H. Halikinnor, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terintegrasi, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, perangkat daerah, tenaga pendidik, hingga para mitra pembangunan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menghadirkan Sekolah Rakyat Terintegrasi. Ini membuktikan bahwa membangun pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak agar setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar Halikinnor.

Baca Juga :  Bobotoh Kaget!Bojan Hodak Sebut Patricio Matricardi Bakal Jadi Pemain Baru Persib Bandung

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui pendidikan yang bermutu.

Bupati dua periode ini juga menegaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi bukan sekadar tempat belajar, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak.

“Tidak boleh ada anak Kotawaringin Timur yang kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan ekonomi. Setiap anak memiliki potensi yang harus kita dukung agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.

Halikinnor juga menilai kegiatan Open House dan Pra-MPLS menjadi langkah awal membangun hubungan yang erat antara sekolah dengan orang tua. Melalui keterbukaan informasi mengenai lingkungan belajar, fasilitas, serta budaya sekolah, diharapkan tumbuh kepercayaan dan kerja sama dalam mendampingi perkembangan peserta didik.

Baca Juga :  Mantan Pelatih Tottenham Hotspur Gantikan Tuchel

Ia turut mengajak para orang tua untuk menjadi mitra aktif sekolah dalam membentuk karakter anak, sementara kepada para guru dan tenaga kependidikan disampaikan penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik dan membimbing generasi penerus.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap anak di Kotawaringin Timur mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, aman, inklusif, dan berkeadilan. Investasi terbesar kita bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi membangun manusia sebagai penentu masa depan daerah,” pungkasnya.(bah/kpg)

 

 

Terpopuler

Artikel Terbaru