PROKALTENG.CO– Warga Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kapuas. Menghadiri pengajian akbar Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir MSi, di Kompleks MBS Nurul Amin Alabio, Kabupaten Hulu Sungai Utara,Kalimantan Selatan.
Pengajian akbar digelar dalam rangka puncak peringatan setengah abad Muhammadiyah Boarding School (MBS) Nurul Amin Alabio, Sabtu (25/7/2026). Mengangkat tema “ Ikhlas Berjuang, Teguh Mendidik Generasi Rabbani “.
Perjalanan setengah abad MBS Nurul Amin Alabio seakan menjadi bukti komitmen sebuah lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan Selatan, dalam upayanya turut berjuang dan mendidik genarasi rabbani penerus dimasa depan.
Dalam tausyiahnya. Haedar Nashir mengajak, hidup secukupnya tidak berlebih-lebihan. Dan ketika kita berperan jangan ada interes-interes pribadi sedikitpun.
“Insyaallah orang akan mendegar kita. Dakwah kita akan mengalir mencerdaskan dan mencerahkan dan Muhammadiyah akan selalu dikenang, diberi kepercayaan dan diberi penghormartan yang terbaik. Dari Alabio, Hulu Sungai Utara Muhammadiyah memancarkan pencerahan untuk bangsa, untuk negara dan kemanusiaan semesta,” kata Haedar Nashir
“Serta generasi anak-anak tercinta kita, mereka menjadi generasi yang membawa pencerahan bagi kehidupan orang banyak,” tambah Haedar Nashir.
Kehadiran Prof.Haedar Nashir di Kalimantan Selatan. Tidak sekadar memperkuat infrastruktur fisik bidang pendidikan dan kesehatan , tetapi juga memperkokoh spritualitas warga persyarikatan Muhammadiyah.
Sementara itu. Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas yang juga pimipinan rombongan ,M.Jalaluddin,M.Pd. Mengungkapkan, pengajian adalah ruhnya Muhammadiyah.
Bahwa pengajian merupakan idikator dan denyut nadi yang menandakan oraganisasi masih hidup dan terus bergerak.
Di Muhammadiyah. Gerak kemajuan pengajian/tablig membutuhkan sinergi dengan semua pihak. Baik unsur pimpinan, majelis , lembaga , maupun Organisasi Otonom (Ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), agar bisa menghadirkan syiar yang terus penuh inovasi dan mempu menyedot atensi jemaah.
“Kegiatan pengajian terus bergerak dan tidak sunyi serta mampu memberikan pencerahan umat. Oleh karenanya ide-ide baru serta inovasi-inovasi perlu dilakukan agar kegiatan pengajian semakin disukai dan digemari masyarakat,”jelasnya.
Rombongaan Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Kapuas berjumlah 20 orang. Di antaranya ada tokoh Muhammadiyah Kapuas Ustadz H.Kamaruddin AK. Penasehat PDM Kapuas Drs.H.Misdan, Wakil Ketua H.Sogian Nor,M.Pd, Ketua Partai Nasdem juga anggota DPRD Kabupaten Kapuas H.Bardiansyah,SE, Ketua Pimpinan Cabang Kapuas Barat H.Meidi dan Bendehara PCM Selat Muslim SE.(ind)


