Awas Jangan Sampai Tertipu! Begini Cara Membedakan Link Asli dan Palsu

PROKALTENG.CO-Penipuan digital terus berkembang dengan berbagai modus baru. Salah satu cara yang paling sering digunakan pelaku adalah mengirimkan link palsu (phishing) yang dibuat semirip mungkin dengan website resmi. Korban biasanya diarahkan untuk memasukkan username, password, kode OTP, hingga data rekening yang kemudian dicuri oleh pelaku.

Banyak orang tertipu karena hanya melihat sekilas tampilan website tanpa memeriksa alamat link yang sebenarnya. Padahal, ada beberapa ciri sederhana yang bisa dikenali untuk membedakan link asli dan palsu.

Berikut cara membedakannya.

  1. Perhatikan Nama Domainnya, Jangan Hanya Lihat Nama Merek

Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah hanya membaca nama perusahaan di awal link. Padahal, yang paling penting adalah nama domain utama.

Baca Juga :  Hal yang Selalu Diperhatikan dan Diingat Orang-Orang Cerdas untuk Mempertahankan Dirinya

Contoh link asli:

https://tokopedia.com

https://shopee.co.id

Electronic money exchangers listing

https://bri.co.id

Contoh link palsu:

tokopedia-hadiah.com

shopee-gratis.xyz

bri-verifikasi.net

login-bri.my.id

Sekilas nama “Tokopedia”, “Shopee”, atau “BRI” memang ada. Namun domain akhirnya bukan domain resmi perusahaan.

Ciri link palsu:

Menambahkan kata gratispromohadiahbonusverifikasi, atau claim.

Menggunakan domain yang tidak biasa seperti .xyz.top.site.click.live, atau .my.id untuk mengatasnamakan perusahaan besar.

Nama domain terlalu panjang dan membingungkan.

PROKALTENG.CO-Penipuan digital terus berkembang dengan berbagai modus baru. Salah satu cara yang paling sering digunakan pelaku adalah mengirimkan link palsu (phishing) yang dibuat semirip mungkin dengan website resmi. Korban biasanya diarahkan untuk memasukkan username, password, kode OTP, hingga data rekening yang kemudian dicuri oleh pelaku.

Banyak orang tertipu karena hanya melihat sekilas tampilan website tanpa memeriksa alamat link yang sebenarnya. Padahal, ada beberapa ciri sederhana yang bisa dikenali untuk membedakan link asli dan palsu.

Berikut cara membedakannya.

Electronic money exchangers listing
  1. Perhatikan Nama Domainnya, Jangan Hanya Lihat Nama Merek

Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah hanya membaca nama perusahaan di awal link. Padahal, yang paling penting adalah nama domain utama.

Baca Juga :  Hal yang Selalu Diperhatikan dan Diingat Orang-Orang Cerdas untuk Mempertahankan Dirinya

Contoh link asli:

https://tokopedia.com

https://shopee.co.id

https://bri.co.id

Contoh link palsu:

tokopedia-hadiah.com

shopee-gratis.xyz

bri-verifikasi.net

login-bri.my.id

Sekilas nama “Tokopedia”, “Shopee”, atau “BRI” memang ada. Namun domain akhirnya bukan domain resmi perusahaan.

Ciri link palsu:

Menambahkan kata gratispromohadiahbonusverifikasi, atau claim.

Menggunakan domain yang tidak biasa seperti .xyz.top.site.click.live, atau .my.id untuk mengatasnamakan perusahaan besar.

Nama domain terlalu panjang dan membingungkan.

Terpopuler

Artikel Terbaru