PROKALTENG.CO-Kabar mengejutkan datang dari tim balap Ducati Lenovo. Tim pabrikan asal Italia itu resmi berpisah dengan salah satu pebalap anyarnya, Francesco Bagnaia.
Kabar tersebut disampaikan manajemen Ducati Corse. Dalam keterangan resminya, mereka menyampaikan bahwa MotoGP 2026 menjadi musim terakhir Bagnaia berseragam merah.
”Ducati Corse telah mengkonfirmasi kepergian Francesco Bagnaia pada akhir 2026, setelah delapan musim yang membawa kombinasi tersebut meraih gelar juara dunia dua kali,” tulis keterangan resmi Ducati Corse, dikutip dari laman resmi MotoGP, Rabu (24/6).
CEO Ducati Claudio Domenicali menyampaikan apresiasi kepada Bagnaia. Dia mengakui pebalap berusia 29 tahun itu adalah sosok penting dibalik kebangkitan tim.
”Pecco (Bagnaia) adalah seorang Juara baik di dalam maupun di luar lintasan: selain bakatnya yang luar biasa, rasa hormatnya terhadap kerja tim, ketersediaannya terhadap orang-orang yang berkolaborasi dengannya, dan profesionalisme yang selalu dia tunjukkan dalam mewakili Ducati menempatkannya di antara protagonis terpenting dalam sejarah kami,” ujar Domenicali.
Hal senada juga diungkapkan General Manager Ducati Corse Luigi Dall’Igna. Dia mengakui kehebatan Bagnaia. Dia menyebut beragam prestasi yang telah diukir rider asal Italia itu akan selalu dikenang Ducati.
”Pecco (Bagnaia) akan selamanya tetap menjadi Juara dalam sejarah Borgo Panigale dan dalam sejarah pribadi saya juga. Dengan Ducati, dia mewujudkan mimpi masa kecilnya, dan kami mencapai mimpi kami bersamanya,” papar Dall’Igna.
Kabar perpisahan tersebut bisa dikatakan cukup mengejutkan, mengingat Bagnaia merupakan rider ikonik Ducati. Murid Valentino Rossi merupakan figur penting dalam kesuksesan Ducati di MotoGP.
Bagnaia memulai kiprahnya bersama Ducati pada 2019. Kala itu, dia naik kelas dari Moto2 untuk bergabung dengan tim satelit Ducati Pramac Racing.
Performanya pun terus mengalami grafik positif hingga promosi ke tim pabrikan pada 2021. Bagnaia tak butuh waktu lama untuk menunjukkan taringnya. Dia berhasil merebut gelar juara pada MotoGP 2022 sekaligus menyudahi puasa gelar Ducati selama 15 tahun.
Bagnaia juga berhasil mempertahankan gelar juaranya pada MotoGP 2023. Namun di musim 2024, dia merelakan gelar juaranya ke tangan Jorge Martin. Kemudian di musim 2025, dia kalah saing dari rekan setimnya Marc Marquez.
Dengan demikian, satu kursi tim pabrikan Ducati Lenovo masih menjadi misteri. Belum diketahui siapa sosok yang akan menjadi tandem Marquez di MotoGP 2027. Tersiar kabar, pabrikan asal Italia itu tertarik untuk mendatangkan Pedro Acosta.
Sementara, masa depan Bagnaia juga masih menjadi misteri. Namun, rumor mencuat kencang kalau Pecco akan berlabuh ke Aprilia Racing.(jpg)


