Dishut Kalteng Tegaskan Pentingnya Melestarikan Hutan Hujan Tropis

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustan Saining mengatakan, Bumi Tambun Bungai dianugerahi kekayaan alam yang sangat besar. Salah satunya adalah Hutan Hujan Tropis Dataran Rendah yang menjadi ekosistem dominan di wilayah ini.

Hutan tersebut dikenal memiliki pepohonan berukuran besar, kanopi yang rapat, serta keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, sehingga menjadikannya sebagai salah satu kawasan hutan tropis terpenting di Indonesia.

“Berbagai jenis vegetasi unggulan seperti meranti, keruing, kapur, dan ulin tumbuh subur di kawasan ini,” ujarnya kepada media belum lama ini.

Selain itu, hutan tersebut juga menjadi habitat bagi satwa khas Kalimantan seperti orangutan, beruang madu, rangkong, dan owa Kalimantan yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Apresiasi Sinergi Positif dengan DPRD, Siap Memberikan Penjelasan dan Klarifikasi

Menurut Agustan, sebagai paru-paru dunia, Hutan Hujan Tropis Dataran Rendah memiliki fungsi strategis, yakni menghasilkan oksigen, menyerap karbon, menjaga sumber air, mencegah banjir, serta menopang kehidupan masyarakat sekitar.

Ia menegaskan, upaya menjaga kelestarian hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Agustan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan di Kalteng sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. Dengan hutan yang lestari, maka kehidupan, keanekaragaman hayati, serta masa depan Bumi Tambun Bungai yang hijau dan berkelanjutan dapat terus terjaga.

Electronic money exchangers listing

“Hutan Lestari, Kalteng Berkah. Menjaga hutan hari ini, menjamin kehidupan esok hari untuk Kalimantan Tengah yang lebih berkah dan bermartabat, sesuai dengan arahan Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran,” tegasnya. (hms/nue/kpg)

Baca Juga :  Digitalisasi UMKM dan Pariwisata, Wujud Komitmen Pemulihan Ekonomi

 

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustan Saining mengatakan, Bumi Tambun Bungai dianugerahi kekayaan alam yang sangat besar. Salah satunya adalah Hutan Hujan Tropis Dataran Rendah yang menjadi ekosistem dominan di wilayah ini.

Hutan tersebut dikenal memiliki pepohonan berukuran besar, kanopi yang rapat, serta keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, sehingga menjadikannya sebagai salah satu kawasan hutan tropis terpenting di Indonesia.

“Berbagai jenis vegetasi unggulan seperti meranti, keruing, kapur, dan ulin tumbuh subur di kawasan ini,” ujarnya kepada media belum lama ini.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, hutan tersebut juga menjadi habitat bagi satwa khas Kalimantan seperti orangutan, beruang madu, rangkong, dan owa Kalimantan yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Apresiasi Sinergi Positif dengan DPRD, Siap Memberikan Penjelasan dan Klarifikasi

Menurut Agustan, sebagai paru-paru dunia, Hutan Hujan Tropis Dataran Rendah memiliki fungsi strategis, yakni menghasilkan oksigen, menyerap karbon, menjaga sumber air, mencegah banjir, serta menopang kehidupan masyarakat sekitar.

Ia menegaskan, upaya menjaga kelestarian hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Agustan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan di Kalteng sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. Dengan hutan yang lestari, maka kehidupan, keanekaragaman hayati, serta masa depan Bumi Tambun Bungai yang hijau dan berkelanjutan dapat terus terjaga.

“Hutan Lestari, Kalteng Berkah. Menjaga hutan hari ini, menjamin kehidupan esok hari untuk Kalimantan Tengah yang lebih berkah dan bermartabat, sesuai dengan arahan Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran,” tegasnya. (hms/nue/kpg)

Baca Juga :  Digitalisasi UMKM dan Pariwisata, Wujud Komitmen Pemulihan Ekonomi

 

Terpopuler

Artikel Terbaru