Ramadhan Sananta Resmi Diperkenalkan, Jadi Mesin Gol Baru Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Ramadhan Sananta sebagai pemain anyar untuk menghadapi Super League 2026/2027 pada Rabu (17/6/2026).

Kehadiran striker Timnas Indonesia berusia 23 tahun itu menambah daya gedor skuad asuhan Bernardo Tavares dan langsung mendapat sambutan antusias dari Bonek di berbagai platform media sosial.

Transfer ini menjadi salah satu manuver penting Green Force pada bursa transfer menjelang musim baru.

Ramadhan Sananta datang dengan pengalaman bermain di beberapa klub besar Indonesia serta membawa catatan 31 gol sepanjang karier profesionalnya.

Mengapa Kehadiran Ramadhan Sananta Jadi Kabar Besar bagi Persebaya Surabaya?

Persebaya Surabaya membutuhkan tambahan kekuatan di lini depan untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

Sosok Ramadhan Sananta dinilai mampu memberikan variasi serangan sekaligus meningkatkan produktivitas gol tim.

Electronic money exchangers listing

Pengumuman resmi dilakukan melalui kanal media sosial klub dengan pesan singkat yang langsung menarik perhatian publik.

“Ladies and Gentlemen. Please Welcome, Ramadhan Sananta !!!” tulis Persebaya Surabaya saat memperkenalkan rekrutan anyarnya tersebut.

Pemain bernama lengkap Muhammad Ramadhan Sananta itu lahir di Daik, Indonesia, pada 27 November 2002.

Di usia 23 tahun, dia sudah menjadi salah satu penyerang lokal yang cukup berpengalaman di kompetisi sepak bola Indonesia.

Dengan tinggi badan 1,82 meter dan dominasi kaki kanan, Sananta dikenal sebagai penyerang tengah yang memiliki kekuatan duel udara serta kemampuan mencari ruang di kotak penalti lawan.

Karakter tersebut menjadi modal penting bagi Green Force untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.

Bagaimana Profil dan Nilai Pasar Ramadhan Sananta?

Berdasarkan data Transfermarkt, Ramadhan Sananta berposisi utama sebagai penyerang tengah.

Baca Juga :  Tidak Mau Bongkar Pasang Tim Setiap Tahun, Persebaya Surabaya Sodorkan Kontrak Multiyears

Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, dia memperkuat Brunei DPMM FC sejak 1 Juli 2025 hingga kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026.

Nilai pasar terkini pemain tersebut mencapai Rp 4,78 miliar. Angka itu menjadikannya salah satu striker lokal dengan valuasi yang cukup tinggi menjelang bergulirnya musim baru.

Karier profesionalnya menunjukkan perkembangan yang konsisten dari musim ke musim.

Setelah sempat membela Persikabo 1973, namanya mulai mencuri perhatian bersama PSM Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke PERSIS dan kemudian Brunei DPMM FC.

Kehadiran Sananta juga menambah opsi bagi Bernardo Tavares dalam meracik strategi serangan. Pelatih asal Portugal itu kini memiliki penyerang yang sudah terbukti mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Seberapa Tajam Statistik Karier Ramadhan Sananta?

Catatan statistik menunjukkan Ramadhan Sananta telah tampil dalam 117 pertandingan sepanjang karier profesionalnya. Dari jumlah tersebut, dia berhasil mencetak 31 gol dan menyumbangkan tujuh assist.

Produktivitas terbaiknya tercatat saat membela PERSIS. Bersama klub tersebut, Sananta bermain dalam 58 pertandingan dengan torehan 16 gol dan tiga assist selama 3.415 menit bermain.

Saat memperkuat PSM Makassar, ketajamannya juga terlihat cukup menjanjikan. Dalam 28 pertandingan, dia mencetak 11 gol dan dua assist hanya dari 1.334 menit bermain.

Sementara itu, bersama Brunei DPMM FC, Sananta tampil dalam 27 laga dengan koleksi empat gol dan dua assist. Meski jumlah golnya menurun, dia tetap menjadi bagian penting tim dengan total 1.849 menit bermain.

Baca Juga :  Deal! Manajemen Persebaya Siapkan Perpisahan Paul Munster, Selamat Datang Teco dan Irfan Jaya

Pada awal perjalanan profesionalnya bersama Persikabo 1973, Sananta memperoleh empat penampilan dengan akumulasi 224 menit bermain. Pengalaman dari berbagai klub tersebut menjadi bekal berharga saat memasuki babak baru bersama Persebaya Surabaya.

Selain kontribusi gol, Sananta juga menunjukkan karakter bermain yang agresif. Sepanjang kariernya, dia mengoleksi 10 kartu kuning, satu kartu kuning kedua, dan dua kartu merah.

Apa Harapan Bonek untuk Ramadhan Sananta?

Kedatangan Ramadhan Sananta langsung disambut positif oleh Bonek. Banyak pendukung Green Force optimistis sang striker mampu menjadi solusi di lini depan musim depan.

Salah satu Bonek menuliskan dukungan singkat, “Come on Sananta.” Komentar tersebut menggambarkan harapan besar suporter terhadap performa pemain anyar tersebut.

Dukungan lain juga bermunculan setelah pengumuman resmi klub. “Gaspoll Persebaya,” tulis seorang Bonek yang antusias menyambut langkah transfer Green Force.

Ada pula suporter yang menantang sang pemain untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. “Waktunya pembuktian, Sananta!” tulis salah satu komentar yang ramai mendapat respons positif.

Sementara itu, komentar bernuansa penyambutan juga banyak bermunculan. “Welcome to Persebaya. Sananta is Green,” tulis seorang pendukung Green Force.

Ungkapan yang paling mencuri perhatian datang dari suporter yang memelesetkan namanya. “RAMADAN IS COMING,” tulis salah satu Bonek, mengundang respons dan candaan dari pendukung lainnya.

Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana Ramadhan Sananta beradaptasi dengan skuad Bernardo Tavares.

Jika mampu mengeluarkan potensi terbaiknya, bukan tidak mungkin striker Timnas Indonesia itu menjadi salah satu pemain kunci Persebaya Surabaya dalam perburuan prestasi pada Super League 2026/2027.(jpc)

Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan Ramadhan Sananta sebagai pemain anyar untuk menghadapi Super League 2026/2027 pada Rabu (17/6/2026).

Kehadiran striker Timnas Indonesia berusia 23 tahun itu menambah daya gedor skuad asuhan Bernardo Tavares dan langsung mendapat sambutan antusias dari Bonek di berbagai platform media sosial.

Transfer ini menjadi salah satu manuver penting Green Force pada bursa transfer menjelang musim baru.

Electronic money exchangers listing

Ramadhan Sananta datang dengan pengalaman bermain di beberapa klub besar Indonesia serta membawa catatan 31 gol sepanjang karier profesionalnya.

Mengapa Kehadiran Ramadhan Sananta Jadi Kabar Besar bagi Persebaya Surabaya?

Persebaya Surabaya membutuhkan tambahan kekuatan di lini depan untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

Sosok Ramadhan Sananta dinilai mampu memberikan variasi serangan sekaligus meningkatkan produktivitas gol tim.

Pengumuman resmi dilakukan melalui kanal media sosial klub dengan pesan singkat yang langsung menarik perhatian publik.

“Ladies and Gentlemen. Please Welcome, Ramadhan Sananta !!!” tulis Persebaya Surabaya saat memperkenalkan rekrutan anyarnya tersebut.

Pemain bernama lengkap Muhammad Ramadhan Sananta itu lahir di Daik, Indonesia, pada 27 November 2002.

Di usia 23 tahun, dia sudah menjadi salah satu penyerang lokal yang cukup berpengalaman di kompetisi sepak bola Indonesia.

Dengan tinggi badan 1,82 meter dan dominasi kaki kanan, Sananta dikenal sebagai penyerang tengah yang memiliki kekuatan duel udara serta kemampuan mencari ruang di kotak penalti lawan.

Karakter tersebut menjadi modal penting bagi Green Force untuk meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir.

Bagaimana Profil dan Nilai Pasar Ramadhan Sananta?

Berdasarkan data Transfermarkt, Ramadhan Sananta berposisi utama sebagai penyerang tengah.

Baca Juga :  Tidak Mau Bongkar Pasang Tim Setiap Tahun, Persebaya Surabaya Sodorkan Kontrak Multiyears

Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, dia memperkuat Brunei DPMM FC sejak 1 Juli 2025 hingga kontraknya berakhir pada 31 Mei 2026.

Nilai pasar terkini pemain tersebut mencapai Rp 4,78 miliar. Angka itu menjadikannya salah satu striker lokal dengan valuasi yang cukup tinggi menjelang bergulirnya musim baru.

Karier profesionalnya menunjukkan perkembangan yang konsisten dari musim ke musim.

Setelah sempat membela Persikabo 1973, namanya mulai mencuri perhatian bersama PSM Makassar sebelum melanjutkan perjalanan ke PERSIS dan kemudian Brunei DPMM FC.

Kehadiran Sananta juga menambah opsi bagi Bernardo Tavares dalam meracik strategi serangan. Pelatih asal Portugal itu kini memiliki penyerang yang sudah terbukti mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Seberapa Tajam Statistik Karier Ramadhan Sananta?

Catatan statistik menunjukkan Ramadhan Sananta telah tampil dalam 117 pertandingan sepanjang karier profesionalnya. Dari jumlah tersebut, dia berhasil mencetak 31 gol dan menyumbangkan tujuh assist.

Produktivitas terbaiknya tercatat saat membela PERSIS. Bersama klub tersebut, Sananta bermain dalam 58 pertandingan dengan torehan 16 gol dan tiga assist selama 3.415 menit bermain.

Saat memperkuat PSM Makassar, ketajamannya juga terlihat cukup menjanjikan. Dalam 28 pertandingan, dia mencetak 11 gol dan dua assist hanya dari 1.334 menit bermain.

Sementara itu, bersama Brunei DPMM FC, Sananta tampil dalam 27 laga dengan koleksi empat gol dan dua assist. Meski jumlah golnya menurun, dia tetap menjadi bagian penting tim dengan total 1.849 menit bermain.

Baca Juga :  Deal! Manajemen Persebaya Siapkan Perpisahan Paul Munster, Selamat Datang Teco dan Irfan Jaya

Pada awal perjalanan profesionalnya bersama Persikabo 1973, Sananta memperoleh empat penampilan dengan akumulasi 224 menit bermain. Pengalaman dari berbagai klub tersebut menjadi bekal berharga saat memasuki babak baru bersama Persebaya Surabaya.

Selain kontribusi gol, Sananta juga menunjukkan karakter bermain yang agresif. Sepanjang kariernya, dia mengoleksi 10 kartu kuning, satu kartu kuning kedua, dan dua kartu merah.

Apa Harapan Bonek untuk Ramadhan Sananta?

Kedatangan Ramadhan Sananta langsung disambut positif oleh Bonek. Banyak pendukung Green Force optimistis sang striker mampu menjadi solusi di lini depan musim depan.

Salah satu Bonek menuliskan dukungan singkat, “Come on Sananta.” Komentar tersebut menggambarkan harapan besar suporter terhadap performa pemain anyar tersebut.

Dukungan lain juga bermunculan setelah pengumuman resmi klub. “Gaspoll Persebaya,” tulis seorang Bonek yang antusias menyambut langkah transfer Green Force.

Ada pula suporter yang menantang sang pemain untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. “Waktunya pembuktian, Sananta!” tulis salah satu komentar yang ramai mendapat respons positif.

Sementara itu, komentar bernuansa penyambutan juga banyak bermunculan. “Welcome to Persebaya. Sananta is Green,” tulis seorang pendukung Green Force.

Ungkapan yang paling mencuri perhatian datang dari suporter yang memelesetkan namanya. “RAMADAN IS COMING,” tulis salah satu Bonek, mengundang respons dan candaan dari pendukung lainnya.

Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana Ramadhan Sananta beradaptasi dengan skuad Bernardo Tavares.

Jika mampu mengeluarkan potensi terbaiknya, bukan tidak mungkin striker Timnas Indonesia itu menjadi salah satu pemain kunci Persebaya Surabaya dalam perburuan prestasi pada Super League 2026/2027.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru