NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Akses jalan dari Kecamatan Menthobi Raya menuju Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, kini kondisinya semakin memprihatinkan.
Kerusakan parah yang terjadi di ruas jalan Simpang Sepaku hingga Simpang Perigi ini kian menyulitkan para pengguna jalan, khususnya pengendara mobil berukuran kecil.
Berdasarkan pantauan di lapangan, perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu singkat, kini membengkak hingga memakan waktu dua jam.
Kondisi ini memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat, terutama terkait akses pelayanan kesehatan darurat.
“Bagaimana apabila ada orang yang sakit kritis atau ibu yang mau melahirkan? Kondisi jalan rusak seperti ini jelas sangat membahayakan keselamatan warga yang butuh pertolongan cepat,” keluh salah seorang warga setempat, Sabtu malam (6/6) kepada Wartawan.
Melihat kondisi yang semakin hari semakin parah, masyarakat pun mulai mempertanyakan komitmen dan menagih janji Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Akses jalan dari Kecamatan Menthobi Raya menuju Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, kini kondisinya semakin memprihatinkan.
Kerusakan parah yang terjadi di ruas jalan Simpang Sepaku hingga Simpang Perigi ini kian menyulitkan para pengguna jalan, khususnya pengendara mobil berukuran kecil.
Berdasarkan pantauan di lapangan, perjalanan yang biasanya bisa ditempuh dalam waktu singkat, kini membengkak hingga memakan waktu dua jam.
Kondisi ini memicu kekhawatiran besar di tengah masyarakat, terutama terkait akses pelayanan kesehatan darurat.
“Bagaimana apabila ada orang yang sakit kritis atau ibu yang mau melahirkan? Kondisi jalan rusak seperti ini jelas sangat membahayakan keselamatan warga yang butuh pertolongan cepat,” keluh salah seorang warga setempat, Sabtu malam (6/6) kepada Wartawan.
Melihat kondisi yang semakin hari semakin parah, masyarakat pun mulai mempertanyakan komitmen dan menagih janji Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, terkait perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.