Pengembangan jaringan kereta api di Kalimantan Tengah hingga saat ini masih berada pada tahap penyiapan rencana, seperti kajian kelayakan dan penentuan trase jalur.
Survei dilakukan tim pemeliharaan rutin guna mengidentifikasi tingkat kerusakan drainase dan menentukan langkah penanganan, baik yang bersifat ringan maupun membutuhkan perbaikan besar.
Setahun kepemimpinan Ahmad Rifa’i bersama Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta, Pemkab Pulang Pisau menetapkan keberlanjutan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama pada 2026.
Pemkab Pulang Pisau menerima alokasi DAK sebesar Rp3,6 miliar untuk prasarana air bersih. Bantuan ini diharapkan mempercepat peningkatan layanan dasar dan kualitas hidup masyarakat.