PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) dibawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan di tengah momentum peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, pada kegiatan upacara peringatan HUT Kalteng ke-69, di halaman kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Reza, di bawah kepemimpinan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran selama satu tahun tiga bulan terakhir, berbagai capaian dan penghargaan berhasil diraih Pemerintah Provinsi Kalteng, baik dari pemerintah pusat maupun berbagai lembaga dan media nasional.
“Alhamdulillah, hari ini Kalimantan Tengah merayakan hari ulang tahun yang ke-69. Ini merupakan tonggak sejarah di mana Bapak Gubernur, Bapak H. Agustiar Sabran, selama 1 tahun 3 bulan memimpin telah menorehkan banyak sekali prestasi, capaian, dan penghargaan, baik dari media maupun dari pemerintah,” ujarnya.
Ia menilai berbagai capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa arah pembangunan Kalimantan Tengah saat ini sudah berada di jalur yang tepat atau on the track, termasuk dalam pembangunan sektor pendidikan.
Reza menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus melakukan pembenahan di berbagai bidang pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
“Kita akan terus berbenah. Jika masih terdapat kekurangan, khususnya di sektor pendidikan, tentu akan selalu kita perbaiki,” katanya.
Selain itu, ia menyebut proses digitalisasi pendidikan di Kalimantan Tengah saat ini berjalan cukup baik. Berbagai program strategis pendidikan juga tetap menjadi prioritas dan tidak mengalami pengurangan anggaran.
“Alhamdulillah, proses digitalisasi saat ini juga sudah berjalan dengan baik. Selain itu, program-program strategis di dunia pendidikan tidak ada yang dikurangi oleh Bapak Gubernur. Hal ini merupakan wujud nyata perhatian beliau,” ungkap Reza.
Dalam kesempatan tersebut, Reza juga menyinggung isu yang sempat ramai di tingkat nasional terkait status guru pada akhir tahun 2026 dan 2027 mendatang.
Ia memastikan para tenaga pendidik tidak perlu khawatir karena Pemerintah Provinsi Kalteng tetap memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan guru.
“Bapak Gubernur menegaskan fokusnya pada dunia pendidikan. Untuk guru-guru yang dimaksud, tidak perlu khawatir karena Bapak Gubernur tidak memangkas anggaran pendidikan, khususnya untuk gaji para guru,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Kalteng Berkah yang semakin maju dan bermartabat.(tim)


