PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat masih terjadi di SPBU Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Kamis malam (7/5/2026). Sejumlah warga mengaku harus menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Salah seorang pengendara roda empat, Husni, mengatakan dirinya sudah sekitar dua jam mengantre namun belum juga mendapatkan giliran mengisi BBM. “Sudah dua jam antre, masih belum maju juga,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Natalia. Ia mengaku mulai mengantre sejak sekitar pukul 16.30 WIB karena khawatir kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan esok hari.
“Dari setengah lima sore antre. Mau bagaimana lagi, di pinggir jalan juga tidak ada yang jual eceran. Besok pagi harus antar anak sekolah,” katanya.
Natalia berharap kondisi antrean panjang segera kembali normal agar masyarakat tidak lagi menghabiskan banyak waktu di SPBU. “Semoga tidak antre seperti ini lagi, normal seperti biasa,” tambahnya.
Di tengah kondisi tersebut, tim gabungan Pemerintah Kota Palangka Raya memasang spanduk imbauan di kawasan SPBU agar masyarakat tidak melakukan panic buying. Pemko juga menyampaikan bahwa stok BBM di Palangka Raya dipastikan masih aman berdasarkan keterangan Pertamina. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat masih terjadi di SPBU Jalan Soekarno, Kota Palangka Raya, Kamis malam (7/5/2026). Sejumlah warga mengaku harus menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Salah seorang pengendara roda empat, Husni, mengatakan dirinya sudah sekitar dua jam mengantre namun belum juga mendapatkan giliran mengisi BBM. “Sudah dua jam antre, masih belum maju juga,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Natalia. Ia mengaku mulai mengantre sejak sekitar pukul 16.30 WIB karena khawatir kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan esok hari.
“Dari setengah lima sore antre. Mau bagaimana lagi, di pinggir jalan juga tidak ada yang jual eceran. Besok pagi harus antar anak sekolah,” katanya.
Natalia berharap kondisi antrean panjang segera kembali normal agar masyarakat tidak lagi menghabiskan banyak waktu di SPBU. “Semoga tidak antre seperti ini lagi, normal seperti biasa,” tambahnya.
Di tengah kondisi tersebut, tim gabungan Pemerintah Kota Palangka Raya memasang spanduk imbauan di kawasan SPBU agar masyarakat tidak melakukan panic buying. Pemko juga menyampaikan bahwa stok BBM di Palangka Raya dipastikan masih aman berdasarkan keterangan Pertamina. (jef)