Frontliner PLN Kalselteng Di-upskill Lagi, Targetnya Layanan Makin Ngena ke Pelanggan

PROKALTENG.CO – PLN UID Kalselteng kembali menggelar upskilling frontliner Chapter 4 untuk menggenjot kualitas layanan pelanggan. Program ini jadi bagian dari strategi PLN menghadirkan pelayanan yang lebih ramah, cepat, dan benar-benar terasa di lapangan.

Pelatihan bertajuk Frontliner PLN Goes To HEART Services ini digelar di PLN UPDL Banjarbaru pada 23–24 April 2026. Sebanyak 41 peserta ikut ambil bagian, mulai dari frontliner, petugas administrasi, satpam, hingga billman. Mereka diasah lewat simulasi kasus, roleplay, hingga diskusi bersama praktisi dari sektor perbankan dan internal PLN Group.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Kalselteng, Muhammad Arif Fikri, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pelatihan.

Baca Juga :  Pemkab Apresiasi Pemerataan Jaringan Listrik oleh PLN

“Ini bentuk komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Programnya sudah masuk chapter keempat,” ujar Fikri.

Dia menekankan, petugas di garis depan punya peran penting dalam membentuk kesan pelanggan terhadap PLN.

“Frontliner, satpam sampai billman itu wajah pertama yang ditemui pelanggan. Karena itu, peningkatan kapasitas harus dilakukan terus-menerus. Ke depan, ini akan jadi standar layanan di seluruh unit PLN,” jelasnya.

Dalam pelatihan, peserta dibekali standar layanan PS4: Perilaku, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa. Konsep ini jadi dasar membangun interaksi yang lebih hangat dan profesional dengan pelanggan.

Electronic money exchangers listing

“Kami ingin kualitas layanan makin seragam dan kepuasan pelanggan meningkat di semua unit,” tutup Fikri.

Baca Juga :  PLN UID Kalselteng Dorong Pendidikan Berkualitas Lewat Energi dan Aksi Sosial

Lewat program ini, PLN UID Kalselteng optimistis seluruh petugas makin siap memberikan pelayanan yang konsisten, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. ***

PROKALTENG.CO – PLN UID Kalselteng kembali menggelar upskilling frontliner Chapter 4 untuk menggenjot kualitas layanan pelanggan. Program ini jadi bagian dari strategi PLN menghadirkan pelayanan yang lebih ramah, cepat, dan benar-benar terasa di lapangan.

Pelatihan bertajuk Frontliner PLN Goes To HEART Services ini digelar di PLN UPDL Banjarbaru pada 23–24 April 2026. Sebanyak 41 peserta ikut ambil bagian, mulai dari frontliner, petugas administrasi, satpam, hingga billman. Mereka diasah lewat simulasi kasus, roleplay, hingga diskusi bersama praktisi dari sektor perbankan dan internal PLN Group.

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Kalselteng, Muhammad Arif Fikri, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pelatihan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pemkab Apresiasi Pemerataan Jaringan Listrik oleh PLN

“Ini bentuk komitmen PLN untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Programnya sudah masuk chapter keempat,” ujar Fikri.

Dia menekankan, petugas di garis depan punya peran penting dalam membentuk kesan pelanggan terhadap PLN.

“Frontliner, satpam sampai billman itu wajah pertama yang ditemui pelanggan. Karena itu, peningkatan kapasitas harus dilakukan terus-menerus. Ke depan, ini akan jadi standar layanan di seluruh unit PLN,” jelasnya.

Dalam pelatihan, peserta dibekali standar layanan PS4: Perilaku, Sikap, Senyum, Salam, dan Sapa. Konsep ini jadi dasar membangun interaksi yang lebih hangat dan profesional dengan pelanggan.

“Kami ingin kualitas layanan makin seragam dan kepuasan pelanggan meningkat di semua unit,” tutup Fikri.

Baca Juga :  PLN UID Kalselteng Dorong Pendidikan Berkualitas Lewat Energi dan Aksi Sosial

Lewat program ini, PLN UID Kalselteng optimistis seluruh petugas makin siap memberikan pelayanan yang konsisten, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru