Warga Fajar Harapan Usulkan PJU, Perbaikan Jalan hingga Drainase

GUNUNG MAS, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan pada 5–12 April 2026.

Dalam kunjungannya ke Desa Fajar Harapan, Kabupaten Gunung Mas, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, terutama terkait infrastruktur, penerangan jalan, hingga kebutuhan sarana keagamaan.

Kegiatan reses di Desa Fajar Harapan dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas di wilayah mereka, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan dasar.

Salah satu usulan yang mencuat adalah kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan utama desa sepanjang kurang lebih 7 kilometer. Selain itu, warga juga mengharapkan adanya bantuan bibit ternak untuk mendukung sektor peternakan di desa.

Permasalahan infrastruktur jalan turut menjadi perhatian utama. Warga menyampaikan bahwa usulan perbaikan jalan desa sebenarnya telah disepakati di tingkat desa dan kecamatan, namun belum terealisasi di tingkat kabupaten akibat efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Legislator Kalteng Usulkan Peningkatan Perlindungan Naker dengan Perda

Faridawaty Darland Atjeh mengungkapkan bahwa persoalan infrastruktur menjadi keluhan dominan yang disampaikan masyarakat.

“Tadi masyarakat menyampaikan kondisi jalan yang saat musim hujan becek dan banjir, sementara saat kemarau mereka kesulitan air bersih. Bahkan, ada harapan agar pemerintah daerah juga mendorong perusahaan melalui program CSR untuk ikut membantu perbaikan infrastruktur,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan atau rehabilitasi Mushola Nurul Huda yang selama ini digunakan sebagai tempat TPA. Kondisi bangunan yang kecil membuat jamaah sering berdesakan, terutama saat pelaksanaan salat tarawih.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng ini menambahkan, akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) juga menjadi perhatian warga.

“Ada juga usulan peningkatan jalan menuju TPU sepanjang kurang lebih 700 meter karena sering becek saat hujan,” katanya.

Baca Juga :  Muncul Genangan Air Saat Hujan, Pemko Harus Rutin Cek Drainase

Di sisi lain, warga juga mengusulkan pembangunan Masjid Miftahul Jannah berukuran 15 x 10 meter yang selama ini masih dibangun secara swadaya, serta kebutuhan sarana penunjang ibadah seperti pengeras suara.

“Terkait sarana ibadah, masyarakat juga berharap adanya dukungan pembangunan masjid serta fasilitas pendukung seperti pengeras suara agar kegiatan keagamaan bisa lebih optimal,” tambahnya.

Tak hanya itu, permasalahan banjir di kawasan permukiman juga disampaikan warga.

“Masyarakat di wilayah Sumber Raya mengusulkan pembangunan drainase kurang lebih 500 meter untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi,” ungkapnya.

Faridawaty yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan di DPRD.

“Reses ini menjadi sarana penting untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Semua usulan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan,” tegasnya. (hfz)

GUNUNG MAS, PROKALTENG.CO – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, melaksanakan reses perseorangan pada 5–12 April 2026.

Dalam kunjungannya ke Desa Fajar Harapan, Kabupaten Gunung Mas, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan, terutama terkait infrastruktur, penerangan jalan, hingga kebutuhan sarana keagamaan.

Kegiatan reses di Desa Fajar Harapan dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas di wilayah mereka, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan dasar.

Electronic money exchangers listing

Salah satu usulan yang mencuat adalah kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan utama desa sepanjang kurang lebih 7 kilometer. Selain itu, warga juga mengharapkan adanya bantuan bibit ternak untuk mendukung sektor peternakan di desa.

Permasalahan infrastruktur jalan turut menjadi perhatian utama. Warga menyampaikan bahwa usulan perbaikan jalan desa sebenarnya telah disepakati di tingkat desa dan kecamatan, namun belum terealisasi di tingkat kabupaten akibat efisiensi anggaran.

Baca Juga :  Legislator Kalteng Usulkan Peningkatan Perlindungan Naker dengan Perda

Faridawaty Darland Atjeh mengungkapkan bahwa persoalan infrastruktur menjadi keluhan dominan yang disampaikan masyarakat.

“Tadi masyarakat menyampaikan kondisi jalan yang saat musim hujan becek dan banjir, sementara saat kemarau mereka kesulitan air bersih. Bahkan, ada harapan agar pemerintah daerah juga mendorong perusahaan melalui program CSR untuk ikut membantu perbaikan infrastruktur,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan atau rehabilitasi Mushola Nurul Huda yang selama ini digunakan sebagai tempat TPA. Kondisi bangunan yang kecil membuat jamaah sering berdesakan, terutama saat pelaksanaan salat tarawih.

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalteng ini menambahkan, akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) juga menjadi perhatian warga.

“Ada juga usulan peningkatan jalan menuju TPU sepanjang kurang lebih 700 meter karena sering becek saat hujan,” katanya.

Baca Juga :  Muncul Genangan Air Saat Hujan, Pemko Harus Rutin Cek Drainase

Di sisi lain, warga juga mengusulkan pembangunan Masjid Miftahul Jannah berukuran 15 x 10 meter yang selama ini masih dibangun secara swadaya, serta kebutuhan sarana penunjang ibadah seperti pengeras suara.

“Terkait sarana ibadah, masyarakat juga berharap adanya dukungan pembangunan masjid serta fasilitas pendukung seperti pengeras suara agar kegiatan keagamaan bisa lebih optimal,” tambahnya.

Tak hanya itu, permasalahan banjir di kawasan permukiman juga disampaikan warga.

“Masyarakat di wilayah Sumber Raya mengusulkan pembangunan drainase kurang lebih 500 meter untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi,” ungkapnya.

Faridawaty yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Kalteng ini menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan di DPRD.

“Reses ini menjadi sarana penting untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat. Semua usulan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan,” tegasnya. (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru