Dominasi PSS Sleman di pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/26 benar-benar tak terbantahkan.
Bermain di Stadion Maguwoharjo, tim berjuluk Super Elang Jawa itu pesta gol dengan menghancurkan Persipal FC tujuh gol tanpa balas, Sabtu (4/4) lalu.
Kemenangan telak ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menghadirkan sejumlah catatan impresif dari skuad asuhan Ansyari Lubis.
Sorotan utama tentu tertuju pada penyerang andalan mereka, Gustavo Tocantins. Striker asal Brasil itu tampil luar biasa dengan mencetak empat gol dalam satu pertandingan.
Tambahan tersebut membuatnya kini mengoleksi 19 gol dan 10 assist dari 21 laga, sekaligus menjadikannya pemain pertama musim ini yang mencatatkan double digit gol dan assist.
Performa apik Tocantins terasa semakin lengkap setelah dirinya dinobatkan sebagai Player of The Month Februari 2026. Kontribusinya menjadi kunci tajamnya lini serang PSS sepanjang musim ini.
Tak hanya Tocantins, kontribusi penting juga datang dari Riko Simanjuntak. Winger senior itu mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang menembus 50 kreasi peluang musim ini. Perannya dalam membangun serangan menjadi salah satu faktor konsistensi PSS di papan atas.
Secara tim, PSS juga mencatatkan pencapaian impresif. Mereka menjadi tim pertama yang menembus lebih dari 10.000 operan musim ini, tepatnya 10.408 operan hingga pekan ke-23.
Statistik ini menunjukkan dominasi permainan dan kontrol bola yang solid sepanjang kompetisi.
Hasil kemenangan besar tersebut membuat PSS kembali mengamankan posisi puncak klasemen Grup Timur dengan 49 poin.
Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman karena terus dibayangi oleh Persipura Jayapura yang mengoleksi 46 poin di peringkat kedua.
Meski berada di jalur positif, Ansyari Lubis tetap mengingatkan timnya untuk tidak cepat puas. Ia menegaskan pentingnya menjaga konsistensi, terutama menghadapi empat laga terakhir yang akan menjadi penentu nasib PSS musim ini.
“Yang saya harapkan dari pemain adalah konsistensi. Jangan terlalu cepat merasa puas,” ujarnya dikutip dari ileague.id.
Empat pertandingan tersisa akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Super Elang Jawa. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Persipal, peluang PSS untuk melangkah lebih jauh tentu semakin terbuka.(jpc)


