26.6 C
Jakarta
Thursday, April 16, 2026

Pemprov Kalteng Genjot Perbaikan Jalan, 15 Ruas Strategis Ditangani

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo terus menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat pembenahan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.

Memasuki periode Maret 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng melaporkan progres signifikan melalui pemeliharaan rutin dan perbaikan intensif guna menjamin kelancaran urat nadi perekonomian masyarakat.

Langkah masif ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, terutama pada aspek konektivitas antarwilayah.

Hingga pertengahan Maret ini, tercatat sebanyak 15 ruas jalan strategis telah mendapatkan penanganan serius. Dari total tersebut, 10 ruas difokuskan pada pemeliharaan rutin, sementara 5 ruas lainnya merupakan penanganan kerusakan jalan yang bersifat mendesak.

Pekerjaan di lapangan tidak hanya menyasar perbaikan aspal, tetapi juga aspek keselamatan mendasar. Tim teknis dilaporkan telah berhasil menutup sebanyak 2.351 lubang jalan yang tersebar di berbagai titik rawan kecelakaan. Selain itu, untuk menjaga jarak pandang pengemudi dan estetika jalan, telah dilakukan pemotongan rumput di bahu jalan sepanjang 1.651,39 kilometer.

Baca Juga :  Kalteng Tegaskan Komitmen Implementasi Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran 2026

Sebaran wilayah penanganan mencakup hampir seluruh kabupaten kunci. Di wilayah Kotawaringin Timur, fokus diarahkan pada ruas Sampit – Samuda – Ujung Pandaran yang meliputi perbaikan dan penambalan aspal. Sementara itu, di Kotawaringin Barat, pemeliharaan rutin menyasar ruas Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama hingga Riam Durian.

Kabupaten Gunung Mas juga menjadi perhatian utama dengan penutupan lubang pada ruas vital Bawan – Kuala Kurun. Di wilayah Kapuas, Pemerintah Provinsi menunjukkan sinergi yang kuat melalui kolaborasi dengan sektor swasta.

Electronic money exchangers listing

Salah satunya PT Lifere Agro Kapuas, untuk memelihara jalan provinsi di wilayah tersebut, termasuk penanganan kerusakan pada ruas Tahai – Balanti – Gadabung – Terusan. Perbaikan juga menyentuh wilayah Barito Timur melalui ruas Pasar Panas – Bentot, serta ruas Sukorejo – Tumbang Bai di Kabupaten Seruyan.

Baca Juga :  Dukung Pelestarian Adat dan Budaya Daerah

Secara makro, kondisi infrastruktur di Kalteng saat ini berada pada tren yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, total panjang jalan di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi mencapai 1.275,60 kilometer dengan tingkat kemantapan jalan yang sangat tinggi, yakni mencapai 87,33 persen.

Angka ini melampaui tingkat kemantapan Jalan Nasional di wilayah Kalteng yang berada di angka 82,30 persen dari total panjang 2.084,29 kilometer.

Sementara itu, untuk Jalan Kabupaten/Kota dengan total panjang 14.565,03 kilometer, saat ini tercatat memiliki tingkat kemantapan sebesar 38,44 persen.

“Seluruh rangkaian pemeliharaan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom dalam keterangan resmi, Rabu (25/3).

Dengan infrastruktur yang mantap, diharapkan mobilitas logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga di seluruh pelosok Kalteng. (ovi/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo terus menunjukkan komitmen serius dalam mempercepat pembenahan infrastruktur jalan di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.

Memasuki periode Maret 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalteng melaporkan progres signifikan melalui pemeliharaan rutin dan perbaikan intensif guna menjamin kelancaran urat nadi perekonomian masyarakat.

Langkah masif ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan kualitas layanan publik, terutama pada aspek konektivitas antarwilayah.

Electronic money exchangers listing

Hingga pertengahan Maret ini, tercatat sebanyak 15 ruas jalan strategis telah mendapatkan penanganan serius. Dari total tersebut, 10 ruas difokuskan pada pemeliharaan rutin, sementara 5 ruas lainnya merupakan penanganan kerusakan jalan yang bersifat mendesak.

Pekerjaan di lapangan tidak hanya menyasar perbaikan aspal, tetapi juga aspek keselamatan mendasar. Tim teknis dilaporkan telah berhasil menutup sebanyak 2.351 lubang jalan yang tersebar di berbagai titik rawan kecelakaan. Selain itu, untuk menjaga jarak pandang pengemudi dan estetika jalan, telah dilakukan pemotongan rumput di bahu jalan sepanjang 1.651,39 kilometer.

Baca Juga :  Kalteng Tegaskan Komitmen Implementasi Revitalisasi dan Digitalisasi Pembelajaran 2026

Sebaran wilayah penanganan mencakup hampir seluruh kabupaten kunci. Di wilayah Kotawaringin Timur, fokus diarahkan pada ruas Sampit – Samuda – Ujung Pandaran yang meliputi perbaikan dan penambalan aspal. Sementara itu, di Kotawaringin Barat, pemeliharaan rutin menyasar ruas Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama hingga Riam Durian.

Kabupaten Gunung Mas juga menjadi perhatian utama dengan penutupan lubang pada ruas vital Bawan – Kuala Kurun. Di wilayah Kapuas, Pemerintah Provinsi menunjukkan sinergi yang kuat melalui kolaborasi dengan sektor swasta.

Salah satunya PT Lifere Agro Kapuas, untuk memelihara jalan provinsi di wilayah tersebut, termasuk penanganan kerusakan pada ruas Tahai – Balanti – Gadabung – Terusan. Perbaikan juga menyentuh wilayah Barito Timur melalui ruas Pasar Panas – Bentot, serta ruas Sukorejo – Tumbang Bai di Kabupaten Seruyan.

Baca Juga :  Dukung Pelestarian Adat dan Budaya Daerah

Secara makro, kondisi infrastruktur di Kalteng saat ini berada pada tren yang sangat positif. Berdasarkan data terbaru, total panjang jalan di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi mencapai 1.275,60 kilometer dengan tingkat kemantapan jalan yang sangat tinggi, yakni mencapai 87,33 persen.

Angka ini melampaui tingkat kemantapan Jalan Nasional di wilayah Kalteng yang berada di angka 82,30 persen dari total panjang 2.084,29 kilometer.

Sementara itu, untuk Jalan Kabupaten/Kota dengan total panjang 14.565,03 kilometer, saat ini tercatat memiliki tingkat kemantapan sebesar 38,44 persen.

“Seluruh rangkaian pemeliharaan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Juni Gultom dalam keterangan resmi, Rabu (25/3).

Dengan infrastruktur yang mantap, diharapkan mobilitas logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga di seluruh pelosok Kalteng. (ovi/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru