34 C
Jakarta
Monday, May 20, 2024
spot_img

Angkutan Pesawat CJH Kalteng Proses Lelang

PALANGKA RAYA-Angkutan pesawat atau maskapai yang akan mengangkut calon
jamaah haji (CJH) Kalteng belum ditentukan. Karena baru selesai proses
pelelangan atau tender tahap pertama. Hal itu disampaikan Kepala Dinas
Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalteng Ati Mulyati.

“Jadi tidak tertutup
kemungkinan bagi maskapai penerbangan lain untuk mengangkut jemaah haji, selain
Garuda dan Lion Air,”ungkapnya kepada Kalteng Pos di Jalan S Parman, Senin
(24/6).

Dijelaskannya bahwa
proses pelelangan tahap pertama sudah dibuka. Seluruh maskapai penerbangan yang
ada, boleh mengikuti tender yang diadakan tersebut. Diungkapkan Ati bahwa selama
maskapai-maskapai yang ada mengikuti tender, mengajukan penawaran yang masuk
akal, maka setelah dipelajari segala sesuatunya, maskapai yang terbaiklah yang
ditunjuk sebagai pengangkut jamaah haji di Kalteng.

Baca Juga :  Binda Kalteng Vaksinasi 4.500 Pelajar di Palangka Raya

“Harga yang kompetitif Justru,
bisa membuka peluang penerbangan yang kian terjangkau dan berkualitas bagi
jamaah haji. Jadi tidak ada monopoli dalam pengangkutan Jemaah haji nanti,”ungkapnya.

Selain itu komunikasi
sudah mulai dilakukan dengan pihak maskapai penerbangan yang akan mengikuti
pelelangan. Maskapai penerbangan yang menang lelang wajib untuk mengikuti
plafon atau mengikuti standart yang ada.

“Lelang bisa dilakukan dalam
waktu 1 bulan. Tetapi kita buka dulu tahap pertama. Apakah ada yang mendaftar
atau tidak. Kalau tidak ada akan kembali kita buka. Jika belum ada yang
mendaftar maka pemerintah perlu mengambil langka lain agar bisa disesuaikan
dengan anggaran yang ada,”tuturnya.

Kendati demikian, Ati
belum dapat menjelaskan jumlah pagu anggaran yang disediakan oleh pemerintah
Provinsi Kalteng karena masih dilakukan tahapan revisi.

Baca Juga :  Ini Loh Poster Menggelitik saat Demo Mahasiswa di DPRD Kalteng

“Kalau sudah melakukan
pelelangan dan sudah ada pemenang maka akan langsung diproses, baik angkutan
udara maupun angkutan damrinya. Tetapi dibuka kesempatan kepada pihak manapun
untuk ikut dalam lelang tersebut,”jelasnya.

Setiap tahun, pelaksanaan haji selalu dilakukan
evaluasi secara menyeluruh, bersama pihak terkait.  Dengan harapan pelayanan pemberangkatan
Jemaah haji ada peningkatan dari tahun sebelumnya. (nue/ala) 

PALANGKA RAYA-Angkutan pesawat atau maskapai yang akan mengangkut calon
jamaah haji (CJH) Kalteng belum ditentukan. Karena baru selesai proses
pelelangan atau tender tahap pertama. Hal itu disampaikan Kepala Dinas
Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalteng Ati Mulyati.

“Jadi tidak tertutup
kemungkinan bagi maskapai penerbangan lain untuk mengangkut jemaah haji, selain
Garuda dan Lion Air,”ungkapnya kepada Kalteng Pos di Jalan S Parman, Senin
(24/6).

Dijelaskannya bahwa
proses pelelangan tahap pertama sudah dibuka. Seluruh maskapai penerbangan yang
ada, boleh mengikuti tender yang diadakan tersebut. Diungkapkan Ati bahwa selama
maskapai-maskapai yang ada mengikuti tender, mengajukan penawaran yang masuk
akal, maka setelah dipelajari segala sesuatunya, maskapai yang terbaiklah yang
ditunjuk sebagai pengangkut jamaah haji di Kalteng.

Baca Juga :  Binda Kalteng Vaksinasi 4.500 Pelajar di Palangka Raya

“Harga yang kompetitif Justru,
bisa membuka peluang penerbangan yang kian terjangkau dan berkualitas bagi
jamaah haji. Jadi tidak ada monopoli dalam pengangkutan Jemaah haji nanti,”ungkapnya.

Selain itu komunikasi
sudah mulai dilakukan dengan pihak maskapai penerbangan yang akan mengikuti
pelelangan. Maskapai penerbangan yang menang lelang wajib untuk mengikuti
plafon atau mengikuti standart yang ada.

“Lelang bisa dilakukan dalam
waktu 1 bulan. Tetapi kita buka dulu tahap pertama. Apakah ada yang mendaftar
atau tidak. Kalau tidak ada akan kembali kita buka. Jika belum ada yang
mendaftar maka pemerintah perlu mengambil langka lain agar bisa disesuaikan
dengan anggaran yang ada,”tuturnya.

Kendati demikian, Ati
belum dapat menjelaskan jumlah pagu anggaran yang disediakan oleh pemerintah
Provinsi Kalteng karena masih dilakukan tahapan revisi.

Baca Juga :  Ini Loh Poster Menggelitik saat Demo Mahasiswa di DPRD Kalteng

“Kalau sudah melakukan
pelelangan dan sudah ada pemenang maka akan langsung diproses, baik angkutan
udara maupun angkutan damrinya. Tetapi dibuka kesempatan kepada pihak manapun
untuk ikut dalam lelang tersebut,”jelasnya.

Setiap tahun, pelaksanaan haji selalu dilakukan
evaluasi secara menyeluruh, bersama pihak terkait.  Dengan harapan pelayanan pemberangkatan
Jemaah haji ada peningkatan dari tahun sebelumnya. (nue/ala) 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru