32 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Tak Hanya Mengkritik, tapi Berkontribusi Memberikan Solusi

Organisasi masyarakat,
pemuda, adat, dan agama memiliki peran penting dalam roda pembangunan. Gagasan
serta masukan dari berbagai organisasi tersebut sangatlah diharapkan, demi
kemajuan pembangunan pemerintahan daerah.

ANISA
B WAHDAH
,
Palangka Raya

 

GUBERNUR Kalteng H
Sugianto Sabran baru saja mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Warga
(HW) Katingan Indonesia, DPP Pemuda Katingan Emas, Barisan Penyang Garda
Katingan, serta Dewan Pimpinan Daerah HW Katingan Kabupaten Katingan dan Kota
Palangka Raya untuk masa jabatan 2019-2024. Pengukuhan tersebut berlangsung di
Istana Isen Mulang, Jumat (12/7).

Dalam momen tersebut, Sugianto
Sabran mengatakan bahwa pada prinsipnya dirinya menyambut positif terbentuknya
berbagai organisasi kemasyarakatan di Kalteng, termasuk HW Katingan. Ia
meyakini bahwa jajaran pengurus HW Katingan dapat mewujudkan tujuan organisasi.

Baca Juga :  Gubernur : Dua Warga Kalteng Positif Covid-19

“Harapan saya, jajaran
pengurus WH Katingan dapat memberikan ide-ide dan masukan-masukan yang
konstruktif dalam membangun Kalteng menjadi lebih baik,” ucapnya usai
pengukuhan di Istana Isen Mulang, Jumat (12/7).

Diungkapkannya, Kalteng
yang memiliki wilayah terluas kedua di Indonesia, memiliki karakteristik
khusus. Karena itu, dalam mengelola pembangunan tak boleh hanya mengharapkan
pemerintah. Namun, lanjutnya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk
masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas atau organisasi.

“HW Katingan dan
seluruh jajarannya diharapkan dapat menjadi corong informasi bagi pemerintah
untuk menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat,” sebutnya.

Sebaliknya, keberadaan
organiasi bisa menjadi sarana penyaluran aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Dengan demikian, semua pembangunan di lapangan masuk dalam skala prioritas dan
kebijakan strategis pemerintah. Selama ini, tambah Sugianto, Pemprov Kalteng banyak
membuat kebijakan yang prorakyat dan berbasis kearifan lokal. Hal itu
dinilainya sudah cukup berhasil.

Baca Juga :  Beberapa Dokter dan Perawat Ditetapkan ODP, Dua Dirawat

“Namun harus diakui dan
disadari bahwa masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi. Pemprov Kalteng
bertekad untuk berjuang sekuat tenaga meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat,” bebernya.

Organisasi HW Katingan
diminta berperan aktif dalam memberikan pemikiran positif. Bukan hanya mengkritik
pemerintah, tetapi bisa berkontribusi memberi masukan sebagai solusi. Selain
itu, organisasi ini diharapkan bertindak profesional dan bekerja sesuai aturan
hukum yang berlaku.

“Dalam program Kalteng BERKAH, saya memberikan
perhatian khusus kepada masyarakat dan generasi muda di Kalteng, terutama
berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obat terlarang,” pungkasnya. (*/ce/ala)

Organisasi masyarakat,
pemuda, adat, dan agama memiliki peran penting dalam roda pembangunan. Gagasan
serta masukan dari berbagai organisasi tersebut sangatlah diharapkan, demi
kemajuan pembangunan pemerintahan daerah.

ANISA
B WAHDAH
,
Palangka Raya

 

GUBERNUR Kalteng H
Sugianto Sabran baru saja mengukuhkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Warga
(HW) Katingan Indonesia, DPP Pemuda Katingan Emas, Barisan Penyang Garda
Katingan, serta Dewan Pimpinan Daerah HW Katingan Kabupaten Katingan dan Kota
Palangka Raya untuk masa jabatan 2019-2024. Pengukuhan tersebut berlangsung di
Istana Isen Mulang, Jumat (12/7).

Dalam momen tersebut, Sugianto
Sabran mengatakan bahwa pada prinsipnya dirinya menyambut positif terbentuknya
berbagai organisasi kemasyarakatan di Kalteng, termasuk HW Katingan. Ia
meyakini bahwa jajaran pengurus HW Katingan dapat mewujudkan tujuan organisasi.

Baca Juga :  Gubernur : Dua Warga Kalteng Positif Covid-19

“Harapan saya, jajaran
pengurus WH Katingan dapat memberikan ide-ide dan masukan-masukan yang
konstruktif dalam membangun Kalteng menjadi lebih baik,” ucapnya usai
pengukuhan di Istana Isen Mulang, Jumat (12/7).

Diungkapkannya, Kalteng
yang memiliki wilayah terluas kedua di Indonesia, memiliki karakteristik
khusus. Karena itu, dalam mengelola pembangunan tak boleh hanya mengharapkan
pemerintah. Namun, lanjutnya, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk
masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas atau organisasi.

“HW Katingan dan
seluruh jajarannya diharapkan dapat menjadi corong informasi bagi pemerintah
untuk menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat,” sebutnya.

Sebaliknya, keberadaan
organiasi bisa menjadi sarana penyaluran aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Dengan demikian, semua pembangunan di lapangan masuk dalam skala prioritas dan
kebijakan strategis pemerintah. Selama ini, tambah Sugianto, Pemprov Kalteng banyak
membuat kebijakan yang prorakyat dan berbasis kearifan lokal. Hal itu
dinilainya sudah cukup berhasil.

Baca Juga :  Beberapa Dokter dan Perawat Ditetapkan ODP, Dua Dirawat

“Namun harus diakui dan
disadari bahwa masih banyak kekurangan yang harus segera dibenahi. Pemprov Kalteng
bertekad untuk berjuang sekuat tenaga meningkatkan pelayanan kepada
masyarakat,” bebernya.

Organisasi HW Katingan
diminta berperan aktif dalam memberikan pemikiran positif. Bukan hanya mengkritik
pemerintah, tetapi bisa berkontribusi memberi masukan sebagai solusi. Selain
itu, organisasi ini diharapkan bertindak profesional dan bekerja sesuai aturan
hukum yang berlaku.

“Dalam program Kalteng BERKAH, saya memberikan
perhatian khusus kepada masyarakat dan generasi muda di Kalteng, terutama
berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obat terlarang,” pungkasnya. (*/ce/ala)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru