30.9 C
Jakarta
Friday, March 28, 2025

UTBK Tahap Pertama, UPR Akan Perketat Protokol Kesehatan

PALANGKA
RAYA, KALTENGPOS.CO – Universitas Palangka Raya (UPR), memastikan siap
melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk
Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.  Untuk
itu, UPR akan memperketat protokol kesehatan Covid-19, sebagai upaya mencegah
penyebaran penyebarannya.

Seleksi UTBK
dilaksanakan dalam 2 (dua) gelombang. Adapun untuk  jadwal tes UTBK tahap I akan dilaksanakan
pada tanggal 5 sampai tanggal 14 Juli 2020. 
Sedangkan untuk tahap II dilaksanakan pada tanggal 20 sampai tanggal 29
Juli 2020.

Untuk hasil
pengumuman SBMPTN akan dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2020. Pelaksanaan Tes
UTBK per hari diubah dari empat sesi menjadi dua sesi, dengan rincian sesi 1
pukul 09.00-11.15 WIB, Sesi 2 pukul 14.00-16.15 WIB, jeda waktu selama 2 jam 45
menit digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi oleh
panitia pelaksanaan UTBK.

Ketua
Panitia Lokal 521 UTBK UPR Salampak Dohong menyampaikan agar peserta Ujian
Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menggunakan pelindung wajah dan masker saat
pelaksanaan ujian. UTBK sendiri merupakan tes masuk ke Perguruan Tinggi yang
dilaksanakan oleh LTMPT. UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN).

“Kami
sarankan untuk menggunakan pelindung wajah dan masker, karena komputer itu
digunakan dua kali ujian dalam sehari.  Kepada
peserta kami harapkan agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama pelaksanaan
dan sesudah ujian UTBK.  Jika ada peserta
yang tidak mematuhi protokol kesehatan, maka dikawatirkan berdampak pada
pelaksanaan UTBK,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Sugianto Sabran Serahkan Bantuan Dana Prakerin Rp699 Juta

Wakil Rektor
Bidang Akademik UPR ini mengatakan, hal itu diingatkan karena situasi saat ini
tidak normal, tidak seperti biasa. Pihaknya meminta kerja sama semua pihak agar
menjalankan menerapkan protokol Covid-19, agar pelaksanaan UTBK dapat berjalan
dengan lancar dan sesuai dengan harapan.

“Peserta
UTBK UPR sebanyak 3.747 peserta. Panitia telah menyediakan 15 ruangan pada 2
lokasi yaitu kampus UPR dan kampus STIMIK Palangka Raya. Dari jumlah peserta
yang mendaftar terlihat bahwa ada banyak peminat untuk kuliah di kampus UPR
justru berasal dari luar Provinsi Kalimantan Tengah, ada 19 provinsi dimana
provinsi terbanyak mendaftar adalah Provinsi Sumatra Utara dan Jawa
Timur,” ujarnya.

Pelaksanaan
UTBK dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap peserta
yang akan mengikuti UTBK wajib mengenakan masker dan harus dalam kondisi sehat
serta mengikuti prosedur pemeriksaan Covid-19.

Berbeda
dengan tahun sebelumnya, pendaftaran UTBK pada tahun ini bersamaan dengan
pendaftaran SBMPTN. Sebelumnya dilakukan tidak bersamaan dan menunggu nilai
UTBK, baru kemudian digunakan untuk mendaftar SBMPTN.

Ujian Tulis
Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN)
2020 tahap I akan digelar mulai hari ini Minggu, 5 Juli 2020.

Baca Juga :  Kabut Asap Menjadi Santapan, Pernah Menemukan Bom Molotov di Lahan yan

Rencananya,
UTBK-SBMPTN 2020 tahap I akan digelar hingga Selasa (14/7/2020) kemudian
dilanjutkan tahap II yang digelar pada 20–29 Juli 2020. Sebelum mengikuti tes
UTBK-SBMPTN 2020 di lokasi ujian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

“Satu
yang paling penting untuk peserta catat adalah membawa dokumen. Peserta tes
UTBK-SBMPTN 2020 wajib membawa empat dokumen penting yakni Kartu Tanda Peserta
UTBK- SBMPTN 2020 (terbaru), Fotokopi Ijazah bagi lulusan 2018 dan 2019, Surat
Keterangan Lulus bagi angkatan 2020, Identitas diri lainnya seperti KTP atau
SIM,” tegasnya.

Selain itu,
peserta juga wajib berangkat dalam kondisi sehat dan bersih. Peserta wajib
menyimak instruksi yang diberikan pengawas. Kemudian, dilanjutkan dengan
melakukan latihan ujian. Mulai tahap ini peserta dilarang keras untuk berbicara
dengan peserta lain.

“UTBK
UPR hari ini secara resmi dibuka oleh Rektor UPR didamampingi oleh Civitas
Akademika UPR, dan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Kalimantan Tengah (Kalteng) Mofit Saptono Subagio dengan tetap memperhatikan
protokol kesehatan Covid 19,” ujarnya.

Kegiatan
UTBK UPR juga melibatkan Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Palangka Raya, para
relawan dari Dewan Adat Dayak (DAD) dan untuk jumlah panitia yang terlibat ada
123 orang dosen dan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan dan keahlian IT.

PALANGKA
RAYA, KALTENGPOS.CO – Universitas Palangka Raya (UPR), memastikan siap
melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk
Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.  Untuk
itu, UPR akan memperketat protokol kesehatan Covid-19, sebagai upaya mencegah
penyebaran penyebarannya.

Seleksi UTBK
dilaksanakan dalam 2 (dua) gelombang. Adapun untuk  jadwal tes UTBK tahap I akan dilaksanakan
pada tanggal 5 sampai tanggal 14 Juli 2020. 
Sedangkan untuk tahap II dilaksanakan pada tanggal 20 sampai tanggal 29
Juli 2020.

Untuk hasil
pengumuman SBMPTN akan dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2020. Pelaksanaan Tes
UTBK per hari diubah dari empat sesi menjadi dua sesi, dengan rincian sesi 1
pukul 09.00-11.15 WIB, Sesi 2 pukul 14.00-16.15 WIB, jeda waktu selama 2 jam 45
menit digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi oleh
panitia pelaksanaan UTBK.

Ketua
Panitia Lokal 521 UTBK UPR Salampak Dohong menyampaikan agar peserta Ujian
Tulis Berbasis Komputer (UTBK) menggunakan pelindung wajah dan masker saat
pelaksanaan ujian. UTBK sendiri merupakan tes masuk ke Perguruan Tinggi yang
dilaksanakan oleh LTMPT. UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti Seleksi
Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN).

“Kami
sarankan untuk menggunakan pelindung wajah dan masker, karena komputer itu
digunakan dua kali ujian dalam sehari.  Kepada
peserta kami harapkan agar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama pelaksanaan
dan sesudah ujian UTBK.  Jika ada peserta
yang tidak mematuhi protokol kesehatan, maka dikawatirkan berdampak pada
pelaksanaan UTBK,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Sugianto Sabran Serahkan Bantuan Dana Prakerin Rp699 Juta

Wakil Rektor
Bidang Akademik UPR ini mengatakan, hal itu diingatkan karena situasi saat ini
tidak normal, tidak seperti biasa. Pihaknya meminta kerja sama semua pihak agar
menjalankan menerapkan protokol Covid-19, agar pelaksanaan UTBK dapat berjalan
dengan lancar dan sesuai dengan harapan.

“Peserta
UTBK UPR sebanyak 3.747 peserta. Panitia telah menyediakan 15 ruangan pada 2
lokasi yaitu kampus UPR dan kampus STIMIK Palangka Raya. Dari jumlah peserta
yang mendaftar terlihat bahwa ada banyak peminat untuk kuliah di kampus UPR
justru berasal dari luar Provinsi Kalimantan Tengah, ada 19 provinsi dimana
provinsi terbanyak mendaftar adalah Provinsi Sumatra Utara dan Jawa
Timur,” ujarnya.

Pelaksanaan
UTBK dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap peserta
yang akan mengikuti UTBK wajib mengenakan masker dan harus dalam kondisi sehat
serta mengikuti prosedur pemeriksaan Covid-19.

Berbeda
dengan tahun sebelumnya, pendaftaran UTBK pada tahun ini bersamaan dengan
pendaftaran SBMPTN. Sebelumnya dilakukan tidak bersamaan dan menunggu nilai
UTBK, baru kemudian digunakan untuk mendaftar SBMPTN.

Ujian Tulis
Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN)
2020 tahap I akan digelar mulai hari ini Minggu, 5 Juli 2020.

Baca Juga :  Kabut Asap Menjadi Santapan, Pernah Menemukan Bom Molotov di Lahan yan

Rencananya,
UTBK-SBMPTN 2020 tahap I akan digelar hingga Selasa (14/7/2020) kemudian
dilanjutkan tahap II yang digelar pada 20–29 Juli 2020. Sebelum mengikuti tes
UTBK-SBMPTN 2020 di lokasi ujian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

“Satu
yang paling penting untuk peserta catat adalah membawa dokumen. Peserta tes
UTBK-SBMPTN 2020 wajib membawa empat dokumen penting yakni Kartu Tanda Peserta
UTBK- SBMPTN 2020 (terbaru), Fotokopi Ijazah bagi lulusan 2018 dan 2019, Surat
Keterangan Lulus bagi angkatan 2020, Identitas diri lainnya seperti KTP atau
SIM,” tegasnya.

Selain itu,
peserta juga wajib berangkat dalam kondisi sehat dan bersih. Peserta wajib
menyimak instruksi yang diberikan pengawas. Kemudian, dilanjutkan dengan
melakukan latihan ujian. Mulai tahap ini peserta dilarang keras untuk berbicara
dengan peserta lain.

“UTBK
UPR hari ini secara resmi dibuka oleh Rektor UPR didamampingi oleh Civitas
Akademika UPR, dan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
Kalimantan Tengah (Kalteng) Mofit Saptono Subagio dengan tetap memperhatikan
protokol kesehatan Covid 19,” ujarnya.

Kegiatan
UTBK UPR juga melibatkan Tim Gugus Tugas Covid 19 Kota Palangka Raya, para
relawan dari Dewan Adat Dayak (DAD) dan untuk jumlah panitia yang terlibat ada
123 orang dosen dan tenaga pendidik yang memiliki kemampuan dan keahlian IT.

Terpopuler

Artikel Terbaru