Di bulan suci Ramadan, kita sering tergoda makanan dan minuman manis setelah berpuasa tetapi konsumsi gula yang berlebihan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Sebelum bulan suci tiba, banyak orang Muslim mulai mempersiapkan diri, tidak hanya secara mental dan beribadah, namun juga dalam menjaga kebersihan dan kesucian diri.
Menjelang bulan suci, pertanyaan yang hampir selalu muncul adalah: mengapa awal Ramadan bisa berbeda? Di Indonesia, perbedaan penetapan 1 Ramadan bukan hal baru.
Puasa kerap dipersepsikan sebagai ujian fisik yang menguras tenaga. Karena itu, banyak orang mencari “jalan pintas” agar tetap bertenaga sepanjang hari.
MENJELANG Ramadan aktivitas belanja masyarakat cenderung mengalami kenaikan. Berbagai kebutuhan dari mulai bahan makanan baik pokok atau penunjang saat Ramadhan sampai perlengkapan untuk beribadah ker
Ramadan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan memperkuat hubungan dengan keluarga.