DPRD Kalimantan Tengah mendorong budaya peduli lingkungan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat agar pembangunan daerah tetap berkelanjutan dan tidak mengorbankan kelestarian alam.
Penguatan PAD dinilai menjadi kunci memperluas ruang fiskal daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
Bapperida Kalteng mendorong sinergi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya air terpadu guna mendukung pembangunan berkelanjutan serta menjaga ketersediaan air bagi generasi mendatang.
Perdagangan karbon membuka peluang baru bagi Kalimantan Tengah untuk mengubah kekayaan hutan dan lahan gambut menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Bapperida Kalteng menggelar Rakor pengelolaan wilayah berbasis ekosistem untuk menyelaraskan upaya konservasi, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan lingkungan.
Bapperida Kalteng mengajak masyarakat dan organisasi non-pemerintah terlibat dalam penyusunan RAD SDGs 2026-2030 guna mempercepat pembangunan berkelanjutan di daerah.
Pemprov Kalteng menargetkan penyusunan RAD SDGs 2026-2030 rampung dan ditetapkan melalui peraturan gubernur pada tahun depan sebagai pedoman pembangunan daerah berkelanjutan.
Bapperida Kalteng terus mendukung visi gubernur dengan memperkuat perencanaan pembangunan berkelanjutan melalui sinergi lintas sektor serta pendekatan berbasis riset dan data.