Bapperida Kalteng Libatkan Aktor Non Pemerintah dalam Penyusunan RAD SDGs 2026-2030

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bapperida terus mendorong keterlibatan masyarakat, komunitas, dan organisasi non-pemerintah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Membangun Keterlibatan Aktor Non Pemerintah dalam Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs Provinsi Kalteng 2026-2030 yang digelar di Aula Bapperida Kalteng, Kamis (4/6/2026).

Plt. Kepala Bapperida Kalteng, Syahfiri melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kalteng, Chandra F. Asmara, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dan diawali dengan pelatihan trainer bagi peserta senior terkait platform SDGs yang dikembangkan bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).

“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yang diawali dengan pelatihan trainer untuk senior terkait platform SDGs yang kami kembangkan bersama GIZ,” katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama antara Bapperida Kalteng dan GIZ yang didukung Pemerintah Jerman telah berjalan sejak 2024. Kolaborasi tersebut terus berlanjut melalui berbagai program penguatan guna mendukung pencapaian indikator-indikator SDGs di Kalteng.

Baca Juga :  Bapperida Kalteng Gelar Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati

“Hingga 2025 dan 2026 ini sudah banyak rangkaian kegiatan yang kami laksanakan terkait penguatan ketercapaian indikator-indikator SDGs,” ujarnya.

Menurut Chandra, workshop tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Electronic money exchangers listing

“Hari ini kita mengadakan workshop dalam rangka pencapaian indikator-indikator yang menuju ketercapaian SDGs kita,” lanjutnya.

Selain kegiatan workshop, Bapperida Kalteng juga telah mengembangkan platform SDGs yang berfungsi sebagai sarana publikasi dan komunikasi kepada masyarakat terkait berbagai program pembangunan berkelanjutan yang sedang dijalankan.

“Platform SDGs ini merupakan kolaborasi kami bersama GIZ dan nantinya akan menjadi bagian dari upaya publikasi serta komunikasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui platform tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai informasi terkait program SDGs melalui portal resmi Pemerintah Provinsi Kalteng. Saat ini, platform tersebut masih dalam tahap penyempurnaan sebelum diluncurkan secara resmi.

Baca Juga :  Proses Renovasi Bundaran Besar Sudah Mencapai 26, 24 Persen

“Secara resmi akan kita launching setelah seluruh tahapan yang diperlukan telah selesai kita lengkapi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Chandra menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bermuara pada penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs Provinsi Kalteng sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Target kami tahun ini draf SDGs dapat diselesaikan dan mudah-mudahan pada awal 2027 seluruh proses penyusunan rencana aksi daerah sudah dapat tercapai,” imbuhnya.

Ia juga mengajak organisasi non-pemerintah, komunitas, kelompok masyarakat, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan, ekonomi, budaya, pendidikan, dan sektor lainnya untuk turut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalteng.

“Kalau ada kelompok-kelompok kecil yang ingin berpartisipasi dalam rangka keberlanjutan ini, ayo kita bergabung karena masih banyak sektor yang bisa kita kerjakan bersama,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bapperida terus mendorong keterlibatan masyarakat, komunitas, dan organisasi non-pemerintah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs).

Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Membangun Keterlibatan Aktor Non Pemerintah dalam Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs Provinsi Kalteng 2026-2030 yang digelar di Aula Bapperida Kalteng, Kamis (4/6/2026).

Plt. Kepala Bapperida Kalteng, Syahfiri melalui Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kalteng, Chandra F. Asmara, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dan diawali dengan pelatihan trainer bagi peserta senior terkait platform SDGs yang dikembangkan bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ).

Electronic money exchangers listing

“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yang diawali dengan pelatihan trainer untuk senior terkait platform SDGs yang kami kembangkan bersama GIZ,” katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama antara Bapperida Kalteng dan GIZ yang didukung Pemerintah Jerman telah berjalan sejak 2024. Kolaborasi tersebut terus berlanjut melalui berbagai program penguatan guna mendukung pencapaian indikator-indikator SDGs di Kalteng.

Baca Juga :  Bapperida Kalteng Gelar Kick Off Penyusunan Status Keanekaragaman Hayati

“Hingga 2025 dan 2026 ini sudah banyak rangkaian kegiatan yang kami laksanakan terkait penguatan ketercapaian indikator-indikator SDGs,” ujarnya.

Menurut Chandra, workshop tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Hari ini kita mengadakan workshop dalam rangka pencapaian indikator-indikator yang menuju ketercapaian SDGs kita,” lanjutnya.

Selain kegiatan workshop, Bapperida Kalteng juga telah mengembangkan platform SDGs yang berfungsi sebagai sarana publikasi dan komunikasi kepada masyarakat terkait berbagai program pembangunan berkelanjutan yang sedang dijalankan.

“Platform SDGs ini merupakan kolaborasi kami bersama GIZ dan nantinya akan menjadi bagian dari upaya publikasi serta komunikasi kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui platform tersebut, masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai informasi terkait program SDGs melalui portal resmi Pemerintah Provinsi Kalteng. Saat ini, platform tersebut masih dalam tahap penyempurnaan sebelum diluncurkan secara resmi.

Baca Juga :  Proses Renovasi Bundaran Besar Sudah Mencapai 26, 24 Persen

“Secara resmi akan kita launching setelah seluruh tahapan yang diperlukan telah selesai kita lengkapi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Chandra menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan bermuara pada penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs Provinsi Kalteng sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan di daerah.

“Target kami tahun ini draf SDGs dapat diselesaikan dan mudah-mudahan pada awal 2027 seluruh proses penyusunan rencana aksi daerah sudah dapat tercapai,” imbuhnya.

Ia juga mengajak organisasi non-pemerintah, komunitas, kelompok masyarakat, hingga individu yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan, ekonomi, budaya, pendidikan, dan sektor lainnya untuk turut berpartisipasi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalteng.

“Kalau ada kelompok-kelompok kecil yang ingin berpartisipasi dalam rangka keberlanjutan ini, ayo kita bergabung karena masih banyak sektor yang bisa kita kerjakan bersama,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru