Pemkab Kapuas memastikan panen raya padi seluas 25.817 hektare siap digelar. Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dijadwalkan hadir bersama Forkopimda dan menyerahkan bantuan alsintan.
Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kabupaten Murung Raya mulai melakukan uji coba pengembangan padi gogo dengan menggandeng tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB) serta program BBI, Selasa (7/4
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas Dr Usis I Sangkai memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Tanam Padi di Lokasi Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Sutarno, mendampingi Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno dalam kegiatan peninjauan lahan pertanian padi di Desa Terusan Makmur, Kecamatan Bataguh, Selasa (24/6).
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin menghadiri kegiatan panen raya padi nasional se Kalimantan Tengah yang dilaksanakan di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (7/4
Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, memimpin kegiatan gerakan menanam padi gogo dan cabai di Kecamatan Rakumpit. Kegiatan dimulai pada Kelompok Tani Berkah Jaya Utama di Jalan Tumbang Talaken Km. 59, Kelurahan Pager. Kemudian dilanjutkan dengan penanaman cabai pada Kelompok Tani Agro Sukses Bersama, di Km. 53, Kelurahan Petuk Bukit, Selasa (15/10/2024).
Pj Bupati Murung Raya (Mura), Hermon bersama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran dalam rangkaian kunjungan kerjanya, melaksanakan penanaman padi gogo yang ketiga di ladang tradisional masyarakat Kecamatan Laung Tuhup, Jumat (11/10) lalu.
Dimulainya program pengembangan padi Gogo atau padi lahan kering di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) tahun ini, mendapat dukungan besar dari DPRD Murung Raya.
Pj Bupati Murung Raya (Mura), Hermon memimpin rapat persiapan kegiatan tanam perdana padi gogo. Rapat dihadiri Pj Sekda Mura, Rudie Roy beserta kepala perangkat daerah terkait dan camat, di Aula A Kantor Bupati Mura, Senin (23/9).
Potensi pertanian Kapuas sangat besar, bahkan termasuk lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), sehingga perlu dimaksimalkan dalam mendukung peningkatan hasil dan perlindungan terhadap produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pertanian setempat menggelar focus group discussion (FGD) pengembangan potensi padi lokal di Kabupaten Kapuas.
Kegiatan yang dilaksanakan Rabu (31/7) digelar di aula Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas. Kegiatan tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekda Kapuas Vitrianson didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kapuas Teras dan Kepala Dinas Pertanian Kapuas Yaya.
Panen bersama kegiatan optimalisasi lahan di Desa Tahai Jaya dan sosialisasi pupuk bersubsidi di Desa Tahai Baru Kecamatan Maliku, Selasa (30/7) pagi dihadiri penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani.
Guna memperkuat ketahanan pangan di daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) berkomitmen ingin menjadikan daerah itu, sebagai sentra penghasil tanaman padi lahan kering dan juga coklat.
Musim tanam April-September atau Asep tahun 2024 ini, Dinas Pertanian akan membuka lahan tanaman padi di Kecamatan Gunung Bintang Awai dan Kecamatan Karau Kuala. Luasan tanam padi seluas 100 hektare di Desa Muka Haji, dan Desa Tabak Kanilan Kecamatan Gunung Bintang Awai. Kemudian di Desa Bintang Kurung dan Teluk Sampudau serta Babai Kecamatan Karau Kuala seluas 80 hektare.
Pj Bupati Murung Raya, Hermon, mengemukakan beberapa usulan kunci untuk pengembangan daerahnya. Salah satu usulan terpenting adalah, transformasi Puruk Cahu menjadi pusat budidaya padi gogo.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berhasil meningkatkan hasil panen padi di tahun 2024. Semula, panen padi berada di angka 5,7 ton per hektare pada 2023 menjadi 6,8 ton per hektare di 2024.
Pemerintah Kota Palangkaraya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan penanaman padi varietas unggul baru (Serindit), di halaman belakang Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangkaraya, Senin (9/10).
Kabupaten Seruyan memiliki potensi-potensi yang sangat menjanjikan untuk bisa terus dikembangkan. Mulai dari alam, perikanan hingga pertanian padi. Tidak hanya itu, bahkan saat ini profesi petani sudah menjadi salah satu profesi primadona di wilayah tersebut.
Potensi pertanian padi di Kabupaten Seruyan terus dikembangkan secara maksimal oleh pemerintah daerah melalui dinas terkaitnya. Terkait sektor pertanian tersebut, para petani di wilayah setempat banyak menanam padi jenis Siam Epang.
-Bulan Maret-April dijadwalkan panen raya padi di Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebagian besar tanaman padi di lahan pertanian warga Kalteng sudah mulai dipanen.