Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gadget pada anak-anak di era digital saat ini.
Maraknya aksi balap liar yang melibatkan remaja kembali menjadi perhatian berbagai pihak. Pemerhati anak sekaligus Tim Satgas PPA Kalteng, Widya Kumala menilai lemahnya pengawasan orang tua menjadi sa
Lebih dari separuh orang tua mengalami burnout dalam menjalani peran mengasuh anak. Survei Ohio State University menunjukkan sekitar 62 persen orang tua merasa terbebani dengan tanggung jawab tersebut
SEPASANG orang tua di Spanyol menuai sorotan setelah diduga meninggalkan anak laki-laki mereka yang masih berusia 10 tahun di bandara demi mengejar penerbangan.
Berperan sebagai orang tua di era saat ini cukup menantang, karena sejak mereka lahir sudah disuguhkan dengan berbagai kecanggihan teknologi hingga sudah terbiasa instan dan terkesan terburu-buru.
Menjalin hubungan dekat dengan anak adalah keinginan setiap orang tua. Namun, tanpa disadari, beberapa sikap justru bisa membuat anak merasa semakin jauh.
Anak belum tentu mendapatkan kasih sayang dari orang tua. Alasannya beragam, mungkin semasa ia kecil ayah ibunya sibuk bekerja. Padahal perhatian orang tua bagi anak itu penting.
Setiap orang tua tentu ingin anaknya tumbuh bahagia dan merasa dicintai. Mengekspresikan kasih sayang bukan hanya soal memberikan hadiah atau memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga tentang bagaimana cara orang tua membangun hubungan emosional yang kuat dengan anak.
Setiap orang tua tentu ingin anaknya tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan mampu menghadapi tantangan hidup. Ternyata tidak semua cara mendidik dan membimbing anak selalu membawa dampak positif secara emosional.
Sebagai orang tua, memberikan yang terbaik untuk anak adalah naluri yang alami. Namun, apakah Anda tahu bahwa terlalu memanjakan anak justru bisa membawa dampak buruk bagi perkembangan karakter dan masa depan mereka?
Tumbuh dengan orang tua yang bercerai bisa memberikan pengalaman emosional yang mendalam, yang berpengaruh pada cara seseorang berkembang dan berinteraksi dengan dunia.
Kita sering mendengar ungkapan bahwa menjadi orang tua adalah pekerjaan tersulit di dunia. Ungkapan ini memang mengandung kebenaran yang mendalam. Seperti peran seorang ibu yang melibatkan begitu banyak aspek, mulai dari melahirkan anak hingga membimbing perkembangan emosi dan sosial mereka.
Orang tua atau kerabat yang sering mengunggah foto anak-anak di media sosial biasanya memiliki berbagai alasan dan karakteristik.Berdasarkan sudut pandang psikologi, ada beberapa tipe kepribadian umum yang sering ditemukan pada mereka yang suka membagikan foto anak-anak.
Mengalami penilaian atau diremehkan oleh orang tua selama masa kecil bisa meninggalkan dampak yang cukup dalam pada perkembangan kepribadian dan pola pikir seorang anak.
Apakah anak Anda sering mengamuk saat menginginkan sesuatu tapi tak segera diwujudkan? Ini adalah termasuk dalam gangguan perilaku yang mesti dihadapi. Bukan dengan memberi segalanya untuk anak, tapi cara lain.
Setiap orang tua pasti ingin memberikan contoh yang baik bagi anak-anaknya.Namun, terkadang tindakan kita tidak sepenuhnya sejalan dengan pelajaran yang ingin kita ajarkan sehingga anak pun menjadi tidak menurut.
Menjadi orang tua adalah sebuah perjalanan yang penuh tantangan dan kebahagiaan. Saat anak-anak Anda tumbuh dan beranjak dewasa, peran Anda juga bisa mengalami perubahan.
Apakah saat ini Anda merasa ada jarak antara Anda dan anak-anak Anda yang telah beranjak dewasa? Faktanya, sering kali ada perilaku halus yang kita adopsi tanpa kita sadari, yang mana perilaku itu dapat menimbulkan keretakan antara kita dan anak-anak kita yang sudah dewasa.
Setiap orang tua tentu ingin anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan kreatif. Kabar baiknya, kecerdasan anak bukanlah sesuatu yang tetap, melainkan itu bisa diasah dan dikembangkan dengan berbagai cara.
Pada dasarnya rezeki adalah sesuatu yang diinginkan oleh semua orang. Namun, sering kali kita tidak menyadari bahwa beberapa kebiasaan buruk dalam kehidupan sehari-hari dapat menghambat datangnya rezeki.
Peran seorang ayah dalam keluarga sering kali dianggap sebagai pilar penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Namun, tidak semua orang tumbuh dengan sosok ayah yang baik atau hadir dalam kehidupan mereka.
Setiap orang tua, pastinya ingin melihat anak tumbuh menjadi individu yang tangguh. Seorang anak yang memiliki ketangguhan, tentunya akan membuat mereka mampu menghadapi tantangan hidup dengan percaya diri dan anggun.
Saat masa kecil, orang tua selalu menemani Anda untuk mengajari cara berdiri dan berjalan. Mereka adalah orang pertama yang selalu menjaga kita ketika akan terjatuh. Bahkan menghabiskan waktu bermain dengan kedua orang tersebut.
Parenting atau pengasuhan didefinisikan sebagai proses interaksi antara orang tua dan anak dalam mendukung tumbuh kembang sang buah hati. Ikatan yang kuat pun perlu ditanam sejak dini agar anak terbiasa terbuka terhadap orang tua.
Dalam perjalanan menjadi orang tua, ada momen-momen istimewa yang menguatkan ikatan dengan anak-anak kita. Salah satunya adalah ketika kita menyadari bahwa mereka bangga memiliki kita sebagai orang tua.
Setiap orang tua, pastinya menginginkan si kecil tumbuh dengan sehat dan kuat.Tak hanya secara fisik, namun setiap orang tua pastinya mengharapkan si kecil memiliki mental yang juga kuat.
Guru dan orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Terutama dalam mengantisipasi dan mencegah kenakalan remaja yang dapat muncul kapan saja.
Gemar menabung menjadi kebiasaan yang perlu ditanamkan sejak anak-anak. Ketika anak gemar menabung, mereka dapat tumbuh dengan baik pada masa dewasa. Keluarga, dalam hal ini orangtua, berperan penting menanamkan rasa gemar menabung kepada anak-anak.
Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Palangkaraya, Avina Fairid Naparin membuka kegiatan lomba mewarnai celemek kegiatan parenting orang tua dan anak, serta workshop "Senam Bugar Ceria Guru" dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)Â Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-73, di Gedung KONI Provinsi Kalteng, Senin (29/5/2023).