PURUK CAHU,PROKALTENG.CO -Memasuki puncak musim kemarau, kondisi sungai di Kabupaten Murung Raya terlihat lebih tenang dengan air yang relatif jernih. Situasi ini kerap dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak, untuk bermain maupun mandi di tepian sungai.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak sepenuhnya aman. Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi mengimbau seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak ketika beraktivitas di sekitar sungai maupun lokasi wisata air.
Menurut Rumiadi, keindahan alam Murung Raya memang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, di balik kondisi sungai yang tampak tenang, masih terdapat potensi bahaya yang tidak boleh diabaikan.
“Saya mengimbau kepada seluruh orang tua di Murung Raya agar tidak lengah dalam mengawasi anak-anak. Musim kemarau memang membuat tepian sungai terlihat lebih aman, tetapi arus bawah, kedalaman, maupun kontur dasar sungai dapat berubah sewaktu-waktu. Sedikit saja kelengahan dapat berakibat fatal,” ujar Rumiadi, Jumat (7/8/2026).
Ia menegaskan bahwa kehadiran dan pengawasan orang dewasa merupakan faktor utama dalam mencegah terjadinya kecelakaan. Menurutnya, jangan sampai kegiatan rekreasi bersama keluarga berubah menjadi musibah akibat kurangnya kewaspadaan.
Selain kepada orang tua, Rumiadi juga mengajak pemerintah desa, ketua RT, tokoh masyarakat, pihak sekolah, serta seluruh elemen masyarakat untuk turut mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan anak-anak, terutama saat musim kemarau.
Ia mendorong agar setiap lokasi wisata air maupun titik yang sering dijadikan tempat mandi dilengkapi dengan rambu-rambu peringatan serta pengawasan sederhana sebagai langkah pencegahan.
“Pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat harus bersinergi. Mari kita jadikan keselamatan anak sebagai prioritas. Bermain dan menikmati alam tentu boleh, tetapi aspek keamanan harus selalu menjadi yang utama,” tegasnya.
DPRD Kabupaten Murung Raya berharap masyarakat dapat menikmati keindahan alam daerah secara bijaksana dengan tetap mengutamakan keselamatan. Sehingga aktivitas selama musim kemarau dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. (pan)


